Selain Sabu, Ibrahim Anggota DPRD Langkat Itu Juga Menyimpan Puluhan Butir Ekstasi...

Selain Sabu, Ibrahim Anggota DPRD Langkat Itu Juga Menyimpan Puluhan Butir Ekstasi Kwalitas Terbaik

SHNet, Jakarta – Sebanyak 30 ribu butir ekstasi kwalitas sangat baik, ditemukan bersamaan dengan tiga karung narkoba kenis sabu di kapal kayu milik Rinaldi di Pangkalan Susu, Sumut pada Minggu (19/8/2018). Puluhan ribu butir ekstasi dengan kwalitas terbaik itu, diketahui milik Ibrahim als Hongkong yang anggota DPRD Langkat, Sumut.

Menurut Deputi Penindakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol Arman Depari, ekstasi kwalitas no satu itu ditemukan berbarengan dengan tiga karung goni yang berisikan sabu.

“Barang bukti sabu dan ekstasi tersebut adalah milik anggota DPRD Langkat, Ibrahim als Hongkong yang semuanya di dapat dari Malaysia,” ujar Arman Depari kepada SHNet, Selasa (21/8/2018) di Jakarta.

Tim gabungan BNN, Polairut dan Bea dan Cukai serta Polda Sumut, berhasil tangkap kapal kayu yang tengah berada di Pangkalan Susu, Sumut. Setelah dilakukan penangkapan terhadap enam tersangka, salah satunya adalah Ibrahim als Hongkong diketahui adanya barang bukti tiga bungkus kain goni dan puluhan ribu dan ekstasi kwalitas terbaik.

Kembali ditegaskan Arman yang pernah menjadi Direktur IV Bareskrim, ekstasi kwalitas terbaik dengan logo lima jari dengan warna biru tua ini sedianya akan diedarkan di Jakarta, Medan, Palembang.

” Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap barang bukti di lapfor, diketahui ekstasi tersebut kwalitas terbaik yang dibawa dari Malaysia melalui jalur laut bersamaan dengan sabu. Dan barang bukti itu adalah milik Ibrahim als Hongkong,” papar Arman lagi.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ketua INW Josmar Naibaho meminta kepada BNN untuk menindak dengan tegas anggota DPRD Langkat, Ibrahim yang menjadi bendar besar narkoba.

” Tersangka Ibrahim itu sudah mencoreng anggota Dewan, untuk itu Ibrahim pantas di tahan sesuai Pasal yang dikenakan dan segera dikeluarkan sebagai anggota dewan. Kalau bisa saat dilakukan rilis oleh BNN, tersangka ini dihadirkan untuk diketahui oleh warga setempat bahwa warga ini sangat memalukan,” kata Josmar Naibaho. (Maya Han)