Rekonstruksi Peristiwa Rengasdengklok

Rekonstruksi Peristiwa Rengasdengklok

Rengasdengklok, 9 Agustus 1974 – Dengan pimpinan oleh Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) ABRI Brigjen Jenderal TNI Drs. Nugroho Notosusanto, hari Kamis telah dilangsungkan rekonstruksi peristiwa “penculikan” tokoh pergerakan Indonesia ke Rengasdengklok pada saat sebelum proklamasi kemerdekaan RI 29 tahun lalu.

Ikur serta dalam rombongan para pelakunya antara lain proklamator kemerdekaan Dr. Hatta, Drs. Singgih dan Subeno.
Maksud dan tujuan rekonstruksi ini adalah untuk menyusun peristiwa sebenarnya dari kejadian yang mempunyai nilai sejarah tersebut, demikian penjelasan Nugroho.

Selain itu, terasa perlu untuk mengadakan rekonstruksi untuk menghindarkan kesimpang-siuran tanggapan karena sudah menjadi kebiasaan bahwa menjelang proklamasi, timbul tulisan yang bertentangan satu sama lainnya. Untuk mengatasinya adalah lebih baik lagi bila didapatkan satu corak agar tidak ada kebimbangan dan perdebatan.

Diharapkan penyusunan buku dengan tema sekitar proklamasi akan selesai pada tahun ini juga, demikian Nugroho. (SH)