Presiden Gembira Derap Pramukan Bagian Dari Gerakan Pembangunan

Apel 2.000 Anggota Pramuka

Presiden Gembira Derap Pramukan Bagian Dari Gerakan Pembangunan

Jakarta, 14 Agustus 1974 – Presiden Soeharto selaku inspektur upacara Rabu pagi di Silang Monas telah menerima apel dari 2000 pramuka dari berbagai daerah Indonesia dimana ia menyatakan kegembiraannya bahwa gerakan pramuka sekarang telah menjadi bagian daripada gerakan pembangunan bangsa.

Dalam upacara memperingati hari jadi Grakan Pramuka ke-13, Kepala Negara memesankan agar perjuangan kemerdekaan perlu dihayati pemuda, remaja agar mereka mengetahui bahwa segala nikmat kemerdekaan yang kita rasakan hari ini adalah jerih payah perjuangan masa lampau.

Sekalipun demikian bukan berarti mereka yang berjuang dahulu menuntut balas jasa, juga bukan berarti orang tua menagih imbalan dari anak-anaknya.

Presiden juga mengingatkan akan sikap pramuka yang harus mencintai bangsa, membela negara, mencintai orang tua dan Tuhan dan mengajak pramuka untuk juga mencintai kerja karena dengan bekerja dapat menghasilkan karya besar, kata Presiden.

Kepala Negara minta dalam apel ini agar meresapi Pancasila dan Undang-Undang 45 untuk menjadi bagian dari darah daging pramuka. Sebab kata Presiden dengan menjiwai Pancasila dan Undang-Undang 45 itulan akan terwujud kebahagian bagi seluruh bangsa kita, “Dasar negara yang lain, Undang-Undang Dasar yang lain mungkin cocok bagi bangsa lain akan tetapi tidak pernah akan cocok dengan masyarakat kita”.

Apel pramuka tersebut berlangsung dengan sederhana dan khidmat berbeda dengan suasana peringatan HUT Pramuka tahun yang lalu, kali ini korps musik pramuka yang hadir tidak melakukan “display” bahkan juga tidak memainkan alat musiknya. Musik yang mengiringi upacara itu dilakukan oleh Korsik Angkatan Darat juga tidak diadakan defile pramuka.

Apel pramuka ini selain dihadiri oleh Wakil Presiden, Nyonya Tien Soeharto juga para menteri dan Kepala Perwakilan asing di Indonesia.

Mendagri Amir Machmud, Emil Salim, Sudharmono, Thoyib, Mochtar Kusumaatmaja nampak pada apel pramuka ini.
Komandan upacara seorang pramuka putri berasal dari Bogor, Henny Chairumy siswa SMP III Kelas terakhir. (SH)