Ratusan Juta Milik Negara Di Kampus Unpatti Jadi Besi Tua

Ratusan Juta Milik Negara Di Kampus Unpatti Jadi Besi Tua

Ambon, 19 Juli 1974 – Sampai kini ratusan juta rupiah milik negara hanya menjadi besi tua di Kampus Universitas Pattimura, demikian Rektor Unpatti Ir. L. Nanlohy kepada tim peninjau Komisi X Research DPR RI di bawah pimpinan Drs. H. Laode Manaria belum lama ini.

Rektor Unpatti mengharapkan agar pemerintah segera turun tangan dengan serius mengatasi serta mencarikan jalan keluar tentang nasib sebagian besar mesin alat pelajaran Fakultas Perkapalan hasil kredit Rusia itu.

Menyinggung soal Fakultas Perkapalan di Unpatti oleh Rektor dijelaskan bahwa Fakultas ini berjalan terus walaupun hingga kini baru sampai pada tingkat Sarjana Muda. Untuk mengembangkan Fakultas Perkapalan Unpatti telah mengadakan kerjasama dengan Institut Tekhnologi Surabaya dan Universitas Hasanuddin di Ujung Pandang.

Rektor itu mengatakan sampai kini masih dirasakan belum adanya koordinator serta kepemimpinan di bidang pendidikan perkapalan di Indonesia.

Atas pertanyaan anggota Komisi X DPR RI Widyapranata, Rektor Unpatti yang mempunyai 8 fakultas dengan 21 jurusan sesungguhnya dapat menerima mahasiswa sebanyak lebih kurang 600 orang tetapi di Maluku sendiri jumlah calon mahasiswa hanya ada sekitar 250 orang bahkan Fakultas Peternakan pada tahun 1974 ini terpaksa ditutup karena mahasiswanya hanya 2 orang.

Ir. L. Nanlohy mengemukakan bahwa yang terbanyak mahasiswanya di Unpatti adalah Fakultas Sosial antara lain Sospol dan Hukum sedangkan untuk Fakultas yang meminta pengertian eksakta sangat kurang, di samping memang dirasakan sekali gurunya untuk bidang ini sangat kurang. (SH/KNI)