Mensos Minta Pendamping KUBE Memotivasi Rakyat Agar Mandiri Secara Ekonomi

Mensos Minta Pendamping KUBE Memotivasi Rakyat Agar Mandiri Secara Ekonomi

Menteri Sosial Idrus Marham meminta pendamping KUBE untuk memotivasi rakyat agar bisa mandiri secara ekonomi. (Dok. Humas Kemensos)

SHNet, Jakarta- Kementerian Sosial secara konsisten terus mendorong berbagai upaya untuk mengikis angka kemiskinan.

Salah satunya dengan menyiapkan tenaga pendamping untuk program Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Yakni program Kementerian Sosial yang kosern dengan pemberian bantuan bagi sekelompok orang yang mengelola usaha ekonomi.

“Tugas pendamping adalah memastikan bantuan pemerintah untuk keluarga miskin dikelola dengan dengan baik dan membawa kemandirian ekonomi,” kata Menteri Sosial Idrus Marham, di sela-sela acara Bimbingan dan Pemantapan (Bimtap) Pendamping KUBE (Reguler, Kabuter, Dekonsentrasi) Tahun 2018, di Jakarta, Selasa (10/7).

Mensos menegaskan, filosofi bantuan sosial sebenarnya adalah sebagai instrumen perangsang atau stimulans bagi penerima bantuan.

“Bantuan bantuan yang kita berikan kepada masyarakat itu sebagai suatu stimulasi kepada mereka dalam rangka untuk meningkatkan kemandirian ekonomi,” kata Mensos.

Menurutnya, yang tidak kalah penting adalah harus ada perubahan sikap, mental, dan cara berpikir masyarakat terutama para penerima bantuan.

“Yakni bagaimana mereka memiliki mental-mental kaya, kemauan keras dan motivasi kuat untuk mandiri,” kata Mensos. Soal pentingnya kemandirian masyarakat ini, Mensos sudah menyinggungnya dalam beberapa kesempatan.

“Seberapapun besar bantuan diberikan kepada mereka, tidak ada gunanya kalau mereka tidak memiliki mental kaya, kemauan keras dan motivasi kuat untuk mandiri,” kata Mensos dalam kesempatan sebelumnya.

Di sinilah pentingnya peran pendamping. Dalam kegiatan ini, pendamping diberikan motivasi supaya dalam mendampingi masyarakat dapat memastikan mereka bisa mandiri dan bekerja produktif.

“Kalau mereka sanggup mandiri, tentu dapat meningkatkan status sosialnya yang tadinya tidak mampu atau miskin menjadi tidak miskin lagi. Ini saya kira tujuan utamanya kegiatan hari ini,” kata Mensos. (Stevani Elisabeth)