Keputusan Pemerintah Tidak Menyulitkan Generasi Muda

Sekneg Terima Resolusi “Edjab” KAPI

Keputusan Pemerintah Tidak Menyulitkan Generasi Muda

Jakarta, 21 Juli 1972 – Sekretaris negara Soedharmono menegaskan bahwa setiap pemerintah mengambil suatu keputusan berarti segala sesuatunya telah dipikirkan masak-masak sehingga tidak mungkin keputusan pemerintah tadi menyulitkan generasi muda sekarang maupun generasi muda yang akan datang.

Hal ini dinyatakan Sekneg ketika menerima delegasi KAPI yang dipimpin oleh Sandi Sukadi di Gedung Sekneg Merdeka Barat, Kamis petang dimana oleh KAPI telah disampaikan resolusi penolakan ejaan yang disempurnakan.

Dalam pertemuan kira-kira 1,5 jam tadi Sekneg mengatakan bahwa ia tidak ada hak untuk memberi tahu kapan ejaan baru mulai berlaku sebelum ada keputusan pemerintah.

Kepada delegasi, Soedhamono menjelaskan bahwa untuk penyempurnaan ejaan tadi telah diadakan penyelidikan cukup lama oleh para ahli bahasa yaitu kira-kira 10 tahun sehingga tidak mungkin apa yang diputuskan akan menimbulkan kesulitan waktu saat ini maupun untuk waktu yang akan datang.

Atas kekhawatiran para delegasi Soedharmono mengatakan dalam masa perubahan itu tidak akan mengakibatkan suatu biaya khusus karena semuanya akan berjalan menurut biaya rutin sebagai contoh buku yang ada sekarang masih tetap berlaku.

Delegasi yang diterima Sekneg tadi semuanya berjumlah 29 orang tetapi berhubung sempitnya tempat hanya diterima 10 orang saja. (SH)