Jelang Temu Nasional, KOWANI Gelar Diskusi Publik

Jelang Temu Nasional, KOWANI Gelar Diskusi Publik

Ketua KOWANI Giwo Rubiyanto Wiyago (kiri) usai diskusi publik, di Jakarta, Rabu (11/7). (SHNet/stevani elisabeth)

SHNet, Jakarta – Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menggelar diskusi publik 90 Tahun Perjuangan Perempuan Indonesia Menjadi Ibu Bangsa Sejati dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Raya, di Jakarta, Rabu (11/7).

Ketua KOWANI Giwo Rubiyanto Wiyogo mengatakan, hasil yang dibahas dalam diskusi publik ini akan memantapkan materi di Temu Nasional yang akan dilaksanakan di Yogyakarta pada 12-13 September 2018.

“Diskusi ini untuk memperkuat komitmen organisasi perempuan untuk meningkatkan harkat dan martabat perempuan, “ujarnya. Menurutnya, isu yang akan diangkat dalam temu nasional antara lain, peran perempuan sebagai ibu bangsa sejati dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Giwo mengatakan, hal ini diangkat karena masih ada orang yang menganggap perempuan Indonesia hanya memanfaatkan hasil pembangunan.

“Perempuan Indonesia bukan pengambil manfaat tetapi pemberi manfaat bagi generasi penerus,” kata Giwo. Bahkan 60 persen pebisnis UMKM adalah perempuan.

KOWANI telah menerima masukan dari berbagai pihak untuk mengusulkan tokoh perempuan menjadi Pahlawan nasional seperti Ibu Sud, pencipta lagu dan Rohana Kudus, wartawan dari Sumatera Barat. Tahun lalu, KOWANI usulkan Kemala Hayati jadi pahlawan nasional perempuan ke – 13.

Ketua panitia diskusi publik, Lia Tono Suratman menambahkan, isu lain yang diangkat adalah masih tingginya angka kematian ibu di Indonesia, meningkatkan kualitas SDM perempuan dan sebagainya. (Stevani Elisabeth)