Gamelan Dapat Bantu Keluarga Berencana

Gamelan Dapat Bantu Keluarga Berencana

Semarang, 30 Juli 1970 – Gubernur Jawa Tengah Moenadi dalam suatu keterangan pertemuan dengan para mahasiswa-mahasiswi Universitas Nansional Saraswati dan Akademi Seni Kebudayaan Indonesia Solo baru-baru ini menyatakan, bahwa salah satu usaha untuk melaksanakan Keluarga Berencana adalah bukan saja diperlukan penerangan listrik di desa-desa melainkan juga di desa perlu adanya hiburan, terutama mengadakan hiburan dengan menggunakan gamelan.

Gamelan bagi masyarakat desa di Jawa Tengah khususnya dan beberapa daerah di Indonesia ini pada umumnya merupakan pula “satu orkes” yang menjadi tradisi masyarakat desa dan “orkes” ini selalu mendapat perhatian serta kegemaran masyarakat.

Apabila gamelan ini diadakan di desa-desa, walaupun belum ada penerangan listrik, maka mereka akan membanjiri kesenian asli ini dan merekapun tidak akan lekas masuk kamar untuk tidur.

Apabila mereka pulang ke rumahnya, tentunya sudah jauh malam, hingga pemikiran ataupun mereka merasa “cape” untk berbuat sesuatu dalam usaha menambah keluarganya, karenanya disarankan agar Akademi Seni Kebudayaan Indonesia Solo terus giat mempelajari kesenian Jawa untuk selanjutnya dihidangkan kemasyarakat desa dan hasilnya akan sangat berfaedah dalam usaha membantu Lembaga Keluarga Berencana, demikian Gubernur Jawa Tengah Moenadi. (SH/Ant)