Dispar Kota Batu Fokus Kembangkan Satu Desa Wisata di Satu Kecamatan

Dispar Kota Batu Fokus Kembangkan Satu Desa Wisata di Satu Kecamatan

Wisata petik Strawberry di Desa Pandanrejo, Kota Batu, Jawa Timur. Desa Pandanrejo dijadikan desa wisata. (Ist)

SHNet, Batu- Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Batu tengah fokus mengembangkan satu desa wisata di satu kecamatan dengan memaksimalkan dana desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono mengatakan, pengembangan desa wisata di satu kecamatan bertujuan untuk memaksimalkan potensi pariwisata yang ada di desa.

Salah satunya adalah Desa Pandanrejo yang terkenal wisata petik strawberry dan kampung tematik bergambar strawberry.

“Tahun ini, setidaknya ada dua desa memanfaatkan dana desa untuk pengelolaan, seperti Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji dan Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu. Karena dua tempat tersebut telah memiliki potensi dan sehingga harus didorong bisa memanfaatkan dana desa dengan maksimal,” ujar Imam.

Menurutnya, pembangunan desa wisata juga harus diimbangi dengan kesiapan sumberdaya manusia (SDM). “Apalagi jika hal tersebut dijalankan oleh BUMDes. Kami selalu bersinergi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB),” katanya.

Kepala DP3AP2KB, Abu Sufyan menambahkan, jika BUMDes merupakan bentuk penguatan terhadap lembaga-lembaga ekonomi desa dan alat pendayagunaan ekonomi lokal yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan warganya.

BUMDes, kata dia, menjadi penggerak perekonomian pemerintahan desa. Selain itu ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan, yakni terbukanya bantuan dari pemerintah pusat. Untuk kemudian, bersama Dinas Pariwisata pihaknya melakukan sosialisasi supaya obyek wisata itu berkembang dengan dikelola secara profesional melalui BUMDes.

Pada bulan ini, pihaknya menerima tiga pendamping Bumdes untuk ditempatkan di kecamatan. Tujuannya agar setiap perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan terhadap pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. (Stevani Elisabeth)