Digitalisasi Warung ala Inkowapi

Digitalisasi Warung ala Inkowapi

Ketua Umum Inkowapi Sharmila Yahya memegang mesin point of sales atau mesin kasir yang digunakan di warung digital binaan Inkowapi. (Ist)

SHNet, Jakarta- Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi) mendukung gagasan Presiden Joko Widodo agar koperasi mampu memanfaatkan media sosial dan teknologi digital untuk melebarkan sayap usahanya.

“Saat ini kita berada di era digitalisasi. Internet membawa perubahan dunia yang sangat revolusioner. Jika koperasi tidak masuk dalam dunia digital, maka ia akan ditinggal oleh perkembangan pesat bisnis online yang sudah menggusur peran model bisnis konvensional,” kata Ketua Umum Inkowapi Sharmila Yahya kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (20/7).

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Inkowapi adalah melakukan digitalisasi warung-warung binaannya. Untuk tahap pertama, digitalisasi dilakukan terhadap 100 warung binaan Inkowapi.

Apa saja yang dilakukan? Inkowapi memberikan modal kerja terhadap 100 warung tersebut tanpa bunga dan anggunan. Besarnya modal kerja yang diberikan maksimal Rp 50 juta diberikan dalam bentuk barang seperti beras, minyak goreng, tepung, telur dan sebagainya.

Selain itu, di setiap warung juga diberikan mesin point of sales atau mesin kasir yang menggunakan android.  Karena menggunakan android, mesin ini tidak sebesar mesin kasir yang ada di supermarket maupun waralaba lainnya.

Mesin tersebut bisa digunakan untuk pembayaran yang menggunakan kartu debit, seperti bayar listrik, air, telepon, membeli pulsa, membeli barang-barang yang dibeli diwarung tersebut, termasuk bayar iuran BPJS Kesehatan. Mesin ini juga dilengkapi dengan printer.

“Alat ini hanya diberikan kepada warung-warung binaan Inkowapi,” ujarnya. Sharmila menjelaskan, keuntungan menggunakan alat ini adalah keakuratan dalam pencatatan, dapat diketahui jenis barang yang paling laku terjual dan banyak kerjasama dengan pihak lain seperti dengan PLN untuk pembayaran listrik, BPJS kesehatan dan sebagainya.

Target ke depan, lanjut Sharmila, Inkowapi akan menjangkau 30.000 warung binaannya di 5 provinsi yakni Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Banten. (Stevani Elisabeth)