Beberapa Versi Lagu Indonesia Raya

Beberapa Versi Lagu Indonesia Raya

Sinar Harapan, 10 Juli 1972 – Wage Rudolf Supratman wafat tanggal 17 Agustus 1938. berarti 46 hari lagi kita semua akan mengenangkan Hari Wafat yang ke-34 pencipta lagu Kebangsaan kita tersebut. Bukan saja dinyanyikan dipeluaran ternyata dipiring hitamkan juga.

Dalam bentuk musik instrumental dan dengan nyanyian W.R. Supratman. Ternyata lagu tersebut direkam dalam beberapa versi.

Versi dulu
Bagaimanakah aransemen musik olahan W.R. Supratman yang didengar dari sajian PH milik Johan Kartajasa dan sekarang dimiliki oleh ahli warisnya ?.

Sederhana sekali susunan aransemennya. Dengan irama mars Bezetting orkes ini terdiri dari W.R. Supratman pada biola, dilengkapi dengan pemain alat-alat lain seperti seruling, bas, juke dan piano. Sajian musiknya monoton. Duet biola dengan seruling jelas didengar, itupun untuk membawa melodi lagu. Ada beberapa bagian melodi dulu berbeda susunan dengan melodi lagu sekarang. Dirubah.

Label PH menyatakan bahwa iringan musik adalah orkes populer nomor kode H-130 – 1928 Jan Kartajasa mengatakan bahwa rekaman untuk PH tersebut pertama kali direkam di gedung jalan Gunung Sahari 52, Jakarta. Sekarang jadi Mess “Garuda”.

Koleksi pada RRI
Ternyata RRI – Jakarta memeliki koleksi lengkap tentang lagu “Indonesia Raya” dan PH-nya. Dengan bantuan dari pejabat bagian diskotik RRI – Jakarta kita dapat mendengar koleksi PH tersebut dari mulai PH dulu sampai sekarang.

Mula-mula kita dengar koleksi PH dengan nyanyian W.R. Supratman. Aransemen terlalu sederhana yang menonjol dalam bentuk musik ialah alat seruling, bas, piano.

Cara W.R. Supratman membawakan lagu tersebut amat sederhana juga. Sejalan dengan cara dulu. Pengucapan syair lagunya juga masih disesuaikan dengan tata bahasa dulu. Syair yang ada terjelma “merdeka merdeka…….” dinyanyikan Supratman dengan “mulia mulia………”. Sekarang dinyanyikan “Indonesia Raya….Merdeka……merdeka…..”. Supratman hanya menyebut “Indones…….Indones…….mulia mulia……….. ”ada sebabnya. Sesuai dengan situasi pemerintah jaman itu.

4 versi baru dengan orkes besar
Terjelmalah kemudian 3 aransemen musik lain. Pertama Jos Cleber dengan orkesnya. Berupa musik instrumental, alat gesek ditonjolkan, temponya sedang. Aransemen musik lain dicoba oleh Jos Cleber. Disamping alat-alat gesek diperdengarkan selingan nyanyian bersama.

Ada lagi aransemen musik lain. Gubahan R. AJ. Sudjasmin dengan iringan orkes Kepolisian mengandalkan pada alat tiup.
Kemudian dengan iringan orkes besar pimpinan Y. Baarspul. Cuma dibandingkan dengan tempo atau kecepatan sajian musik lain itu orkes besar pimpinan Baarspul ini lebih cepat temponya.

Dimanakah lagu “Indonesia Raya” dikumandangkan untuk pertama kali setelah W.R. Supratman menyempurnakan melodi dan syair lagu tersebut ?. Pada Kongres Pemuda tanggal 28 Oktober 1928 bertempat di gedung Kramat 106, Jakarta. Sekarang jadi kantor Cukai. (Syaiful Nawas)