34 Penerima Beasiswa OKP Berangkat ke Belanda

34 Penerima Beasiswa OKP Berangkat ke Belanda

Sebanyak 34 penerima beasiswa Orange Knowledge Programme (OKP) dari Indonesia berangkat ke Belanda. (Ist)

SHNet, Jakarta- Sebanyak 34 penerima beasiswa Orange Knowledge Programme (OKP) yang dinyatakan lulus kualifikasi berangkat ke Belanda

Direktur Nuffic Neso Indonesia Peter van Tujil menjelaskan, OKP merupakan program lima tahun (2017 – 2022) dari Kementrian Luar Negeri Belanda. Program ini bertujuan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang inklusif di Indonesia.

Guna mencapai tujuan ini, upaya peningkatan kapasitas organisasi dan individu menjadi hal utama bagi OKP. Dana OKP akan disalurkan untuk tiga modalitas yaitu beasiswa, training dan kerjasama institusi.

“Prioritas tema bagi Indonesia untuk program OKP adalah penegakan hukum dan keamanan (Security and Rule of Law), Air (Water) dan Ketahanan Pangan (Food Security). Penentuan tema ini didasarkan pada prioritas kerjasama bilateral antara Indonesia – Belanda dan serangkaian kegiatan konsultasi dengan pemangku kepentingan yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Tahun ini OKP membuka kesempatan bagi warga negara Indonesia untuk melanjutkan program studi Master (S2) dan melakukan training singkat di Belanda. Hingga batas akhir pendaftaran beasiswa, NUFFIC menerima 428 pendaftar dari Indonesia.

Sebanyak 34 orang kemudian dinyatakan memenuhi kualifikasi dan berhak mengikuti program studi Master dan training di Belanda. 21 penerima beasiswa akan melakukan studi lanjutan S2 sementara 13 penerima beasiswa akan mengikuti program pelatihan (training).

“Secara spesifik, para penerima beasiswa datang dari berbagai macam latar belakang seperti pemerintahan, universitas, lembaga penelitian, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) hingga private sector,” kata Peter.

Sesuai dengan prioritas tema OKP, para penerima beasiswa akan belajar mengenai topik penegakan hukum dan HAM (6 orang), ketahanan pangan (18 orang) dan air (10 orang). Tiga universitas di Belanda yang paling banyak menjadi tujuan para penerima beasiswa adalah Wageningen University (10 orang), IHE Delft (4 orang) dan International Institute of Social Studies (ISS).

Nuffic Neso Indonesia adalah kantor perwakilan Nuffic, organisasi non profit di Belanda yang ditunjuk resmi menangani kerja sama internasional di bidang pendidikan dan didanai oleh pemerintah Belanda. Nuffic Neso Indonesia menyediakan informasi serta memberikan konsultasi secara cuma-cuma mengenai lebih dari 2.100 program studi yang diberikan dalam bahasa Inggris.

Nuffic Neso Indonesia juga memprakarsai dan memfasilitasi kerja sama di bidang pendidikan tinggi antara institusi di Indonesia dan Belanda serta menawarkan, mewakili pemerintah Belanda,beasiswa untuk warga negara Indonesia setiap tahunnya www.nesoindonesia.or.id. (Stevani Elisabeth)