Tidak Benar Penguasa Militer Garong Milik WNA RRT

Tidak Benar Penguasa Militer Garong Milik WNA RRT

Jakarta, 5 Juni 1967 – Angota DPRGR/MPRS H. Wahyu M Enoch yang baru kembali dari peninjauannya ke Kalimantan Barat mengegaskan Senin siang bahwa proter RRT yang disampaikan kepada RI tanggal 27 Mei yang bulan lalu bahwa penguasa militer di Kalbar telah menggarong milik warga RRT, adalah isapan jempol belaka.

Dalam protesnya itu, pemerintah Peking mengajukan fitnah dan menuduh bahwa RI telah bertindak sewenang-wenang, yakni penguasa militer di Kalbar telah mengepung dan menggarong warga RRT di Sambas, Sanggau dan Pontianak.

Anggota DPRGR tersebut yang telah meninjau selama kurang lebih dua minggu di Kalbar, mengatakan bahwa yang benar adalah di kalbar kini sedang giat-giatnya dilaksanakan PP 10 tahun 1959. Memang benar, dikota kabupaten banyak orang Cina asing ditampung, tapi terhadap kekayaan mereka sama sekali tidak dilakukan perampasan.

Mungkin Peking jengkel karena tersiar berita bahwa 7.000 warga RRT di Kalbar telah mengajukan permohonan tertulis kepada pihak penguasa di Pontianak, yang isinya antara lain bersedia menyerahkan kekayaan, asalkan boleh menetap terus di Indonesia.

Menurut Wahyu, terhadap permohonan ini, yang berwajib setempat belum mengambil keputusan. (SH)