Menpar Himbau 6 Negara Tarik Travel Advice

Menpar Himbau 6 Negara Tarik Travel Advice

Menteri Pariwisata Arief Yahya himbau 6 negara tarik travel advice. (Dok. Humas kemenpar)

SHNet, Jakarta- Menteri Pariwisata Arief Yahya menghimbau 6 negara untuk menarik travel advice pasca diumumkan dibukanya kembali Bandara I Gusti Ngurah Rai’

Kabar penutupan Bandara Ngurah Rai Bali akibat aktivitas vulkanik Gunung Agung memang sangat cepat. Respons dari negara-negara yang warga masyarakatnya sedang berwisata ke Pulau Dewata juga super cepat. Sampai dengan pukul 13.35 WIB atau 14.35 WITA, sudah ada 6 negara yang mengeluarkan travel advice.

“Begitu pukul 14.30 WITA sudah open, saya langsung umumkan re-open dan saya himbau 6 negara untuk menarik travel advice,” ujar Arief Yahya usai talkshow “Youth x Public Figure: Arif Yahya x Erix Soekamti”, di Jakarta, Jumat (29/6).

Ke-6 negara yang sudah mengeluarkan travel advice itu adalah Inggris, Amerika Serikat, Australia, New Zealand, Singapura dan Prancis. “Bandara Nguran Rai juga sudah akan menormalisasi skedul penerbangan, sebagai langkah recovery penundaan terbang hari ini,” kata Arief Yahya.

Bahkan, bandara yang menjadi pintu masuk terbesar buat wisman ke tanah air ini akan beroperasi selama 24 jam penuh, sampai kondisinya normal. “Terima kasih Angkasa Pura I, terima kasih Kemenhub, yang makin pro aktif memikirkan customers kita, wisatawan di Bali,” sebut Arief Yahya.

“Kami berharap, travel advice dari negara-negara sahabat itu segera direvisi. Suasana Bali sendiri sudah menuju ke normal. Yang terganggu itu lalu lintas udaranya, bukan aktivitas kepariwisataan di atraksi dan amenitas,” ungkapnya..

Selain itu, travel advice itu berlaku nasional, satu negara. Meskipun yang dianggap berpotensi membahayakan hanya di satu dua provinsi saja. “Karena itu, dampaknya bisa langsung nasional, kalau tidak segera di revisi,” jelasnya. (Stevani Elisabeth)