Mekeng Ajak Masyarakat Flores Pilih Gubernur NTT Bukan Karena Suku

Mekeng Ajak Masyarakat Flores Pilih Gubernur NTT Bukan Karena Suku

 

SHNet, KUPANG-Ketua Koordinator Bidang (Korbid) Pemenangan Pemilu (PP) Indonesia Timur DPP Partai Golkar Melkias Markus Mekeng mengajak masyarakat di daratan Flores untuk tidak memilih calon gubernur NTT karena faktor suku dan agama.

“Kita harus merubah cara pandang kita dalam memili pemimpin di NTT. Kita bukan memilih pemimpin suku atau agama, dan NTT ini sangat plural sehingga siapapun dan dari manapun bisa memimpin NTT asalkan dia punya kemampuan untuk membawa kemajuan bagi NTT,” kata Mekeng ketika berbicara dalam forum Konsolidasi Partai Golkar hingga tingkat desa di Kantor DPD Golkar Kabupaten Manggarai Timur, Kamis (7/6/2018).

Selain Mekeng, hadir juga dalam forum itu, fungsionaris DPP Partai Golkar Sebastian Salang yang saat itu mengingatkan masyarakat Flores di Manggarai Timur agar berhenti biacara memilih orang kita.

“Saatnya kita sudahi semua isu politik berbau SARA, ini bukan jaman untuk berpikir seperti itu. Pilihlah pemimpin yang memang pantas memimpin dan memiliki kompentensi dan memiliki jaringan yang luas untuk membangun daerah ini,” ujar aktifis dan pendiri Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (FORMAPI) itu.

Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi NTT Emanuel Melkiades Laka Lena saat itu mengajak masyarakat Manggarai Timur untuk memilih Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef Nae Soi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT dan memilih Frans Sarong-Kasmir Don menjadi Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Timur.

“Seluruh kader dan simpatisan Partai Golkar serta seluruh masyarakat Manggarai Timur untuk menangkan Paket Victory-Joss Nomor Urut 4 untuk Gubernur dan Wakil Gubernur NTT dan Sarong-Kasmir nomo urut 5 untuk Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Timur pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang,”ujar Laka Lena.(DA)