Harapan Trimedya Pada Gulat Indonesia di Usia ke-52

Harapan Trimedya Pada Gulat Indonesia di Usia ke-52

BAHAGIA - Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PP PGSI) 2018-2022, Trimedya Panjaitan, bahagia bersama keluarga di hari jadinya yang ke-52. (Dok/SHNet)

SHNet, JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PP PGSI) 2018-2022, Trimedya Panjaitan, pada Rabu (6/6) merayakan hari jadinya yang ke 52.

 Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PP PGSI 2018-2022 pada Munas PGSI 12 Desember 2017 di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan.

Ucapan selamat ulang tahun mengalir dari berbagai kalangan, sejak pagi hingga malam hari. Pribadi ayah beranak tiga ini memang supel dan mudah bergaul. Tak heran kalau ia punya banyak teman, tak hanya di kalangan pengacara dan politisi, tapi di semua kalangan.

 Salah satu Banteng Senayan asal Medan itu, memang belakangan pergaulannya makin luas di kalangan olahraga setelah ia menjabat sebagai Ketua Umum PB PGSI.

Dari Sofia, Bulgaria, ucapan selamat ulang tahun juga disampaikan oleh Tim Nasional Gulat Asian Games Indonesia. Mereka berkumpul bersama di depan hotel yang mereka tempati selama di Sofia, Bulgaria dan mengunggah video ucapan selamat ulang tahun kepada politisi PDI-Perjuangan itu.

 “Selamat ulang tahun Bapak ketua umum,” demikian antara lain dikemukakan Buyamin, salah satu dari empat pelatih di Timnas Gulat Asian Games Indonesia.

Trimedya Panjaitan dikarunia tiga orang anak dari pernikahannya dengan Jovita Eva Sasanti Siwi (44). Yakni, Dang Perkasa Alam Panjaitan, Paulin Adis Devitri Panjaitan, dan Agnes Diah Pertiwi Panjaitan.

 Alam, si sulung, baru saja menyelesaikan pendidikannya di SMA Collese Canisius. Ia berkeinginan mengikuti jejak ayahnya, menggeluti dunia hukum.

Meski di masa remajanya pernah mengikuti kompetisi gulat, Trimedya Panjaitan tak pernah menyangka jika puluhan tahun kemudian ia benar-benar bersinergi dengan cabang olahraga Olimpiade ini.

 Sebelum ia dipercaya memimpin organisasi gulat nasional untuk masa kepengurusan empat tahun ke depan, Trimedya sempat masuk dalam jajaran kepengurusan Roy BB Janis belasan tahun silam.

Tapi, pada masa kepemimpinannya inilah gulat nasional menghadapi tantangan yang berat, yakni menghadapi kompetisi gulat Asian Games 2018.

 Total 18 pegulat menjalani gemblengan serius di Bulgaria, sejak 22 April 2018 lalu. Mereka ditangani empat pelatih, yakni Buyamin, Edem Abduraimov, Zulhaidir, dan Fathur Rahman.  Kompetisi gulat Asian Games XVIII/2018 sendiri digelar 19-22 Agustus di JCC Senayan, Jakarta.

“Harapan saya, anak-anak mampu memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara dan itu akan jadi hadiah ulang tahun terindah di usia 52,” kata Trimedya kepada media di Jakarta, Rabu (6/6).   (Nonnie Rering)