Grab dan PKPU Human Initiative Beri Bantuan untuk 1500 Anak Yatim

Grab dan PKPU Human Initiative Beri Bantuan untuk 1500 Anak Yatim

Grab Indonesia dan PKPU Human Initiative memberikan bantuan baju baru kepada 1500 anak yatim di Jabodetabek, Senin (11/6). (SHNet/stevani elisabeth)

SHNet, Jakarta- Grab dan PKPU Human Initiative memberikan bantuan kepada 1500 anak yatim lewat program GrabBerbagi.

Sebanyak 1500 anak yatim menerima bantuan berupa baju baru untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Grab menggandeng PKPU Human Initiative untuk menghidupkan semangat dari program “Baju Baru Yatim” yang dimiliki PKPU Human Initiative dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi yang dimiliki Grab.

“Bahagia itu bisa diwujudkan dengan hal-hal yang simpel. Sesimpel itu juga kita bantu anak yatim dengan mereka memiliki baju baru di akhir Ramadhan,” ujar Marketing Director Grab Indonesia Mediko Azwar saat buka puasa, di Confest Resto, Jakarta, Senin (11/6).

Dia mengatakan, program GrabBerbagi, Grab dan PKPU Human Initiative mengajak pengguna layanan Grab di seluruh Indonesi untuk berdonasi dengan menukarkan poin GrabRewards mulai 250 poin dengan mengunjungi katalog GrabRewards pada aplikasi Grab.

Donasi yang terkumpul sejak 24 Mei-7 Juni 2018 sebesar Rp 346 juta digunakan untuk memberi pakaian lebaran anak yatim di wilayah Jabodetabek .

“Ini adalah kali kedua PKPU Human Intiative bekerjasama dengan Grab Indonesia. Tahun lalu kami berkolaborasi dalam program Sebar Qurban Nusantara. Kami sangat mengapresiasi dukungan Grab Indonesia dalam menjalankan program-program kemanusiaan bersama PKPU Human Initiative untuk membantu masyarakat dalam berbuat baik,” tutur President PKPU Human Initiative Agung Notowiguno.

Menurutnya, PKPU Human Initiative memiliki program Bahagia Bersama Anak Yatim (BBY) dengan mengangkat tema “Infinity Happiness” yang bertujuan mengajak seluruh masyarakat Indonesia utuk mewujudkan kebahagiaan yang tak ada habisnya bagi anak-anak yatim dan dhuafa.

“Ini sebuah gerakan yang bagus karena melibatkan banyak orang,” kata Agung. (Stevani Elisabeth)