Desa Tulehu, Liang, Dusun Oli dan Ketapang Terima Bantuan Ramadan

Desa Tulehu, Liang, Dusun Oli dan Ketapang Terima Bantuan Ramadan

BANTUAN - Suasana di desa Tulehu, Maluku yang begitu tenang. Desa ini juga mendapat bantuan biaya pembangunan MCK senilai Rp 15 juta dari PT Jasa Raharja (Persero) dalam rangkaian sedekah Ramadan. (SHNet/Nonnie Rering)

SHNet, AMBON – Sungguh nikmatnya bersedekah di bulan puasa. Itu pula yang dilakukan PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Maluku saat menyalurkan bantuan kepada desa-desa binaan mereka, disertai bantuan peralatan sholat kepada Panti Asuhan Nurul Ikhlas.

Bantuan berupa dana bina lingkungan itu diserahkan langsung oleh Direktur Keuangan Myland dalam acara buka puasa bersama dengan warga dan anak yatim di Swissbel-hotel, Ambon, Minggu (3/6) malam.

Bantuan yang diberikan bagi desa-desa binaan antara lain, biaya pembangunan MCK senilai Rp 15 juta di Desa Tulehu, pembangunan jalan setapak di Desa Liang sebesar Rp 15 juta, Perbaikan pagar SDN 89 dan 90 Rp 15 juta, pembangunan Balai Desa di dusun Oli senilai Rp 10 juta juga pembangunan drainase Rp 15 juta.

Tak cuma itu. Ada juga bantuan 1.000 paket sembako gratis, satu unit ambulance yang diserahkan ke Dusun Ketapang Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), juga penyerahan 50 paket alat sholat kepada panti asuhan Nurul Ikhlas.

Zet Toding selaku Kepala Cabang Jasa Raharja Maluku, menjelaskan, penyerahan bantuan dan buka puasa bersama merupakan wujud komitmen di bidang sosial, juga upaya menunjukan semangat berbagi kepada anak-anak panti asuhan.

Sementara bantuan bina lingkungan merupakan wujud BUMN hadir untuk negeri, serta bentuk kepedulian Jasa Raharja kepada masyarakat desa yang sangat membutuhkannya.

“Kita undang anak-anak panti asuhan untuk berbuka puasa bersama keluarga besar Jasa Raharja, sebagai wujud syukur kami dan juga berbagi kebahagiaan dengan mereka,” katanya.

Tak cuma buka puasa bersama, rangkaian kegiatan rutin selama bulan Ramadhan juga meliputi pemeriksaan kesehatan gratis di pelabuhan laut dan terminal bus, yang dimulai pada H-7 hingga H+7.

Tentu saja, pemeriksaan kesehatan itu ditujukan kepada para supir dan masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman mereka. Jelang hari raya, Jasa Raharja ikut terlibat dalam operasi ketupat bersama aparat kepolisian dan stakeholder terkait, dengan tujuan menjamin keselamatan masyarakat yang menjalani mudik lebaran.

“Dilakukan juga aksi simpatik membagikan paket makanan dan minuman ringan kepada sejumlah pos pengamanan, sebagai bentuk kepedulian kepada petugas yang berjaga di pos,” kata Toding.

Toding juga menambahkan, pihaknya juga akan melakukan piket PAM selama libur Idul Fitri, dimana seluruh pegawai baik di kabupaten atau samsat maupun di kantor cabang tetap siaga 24 jam untuk melayani masyarakat.   (Nonnie Rering)