Butuh 100 Tahun Jika Jokowi tak Percepat Sertipikat Tanah

Butuh 100 Tahun Jika Jokowi tak Percepat Sertipikat Tanah

SHNet, JAKARTA – Tahukah anda kalau ada sekitar 126 juta bidang tanah di Indonesia? Dan tahukah anda, dibutuhkan waktu lebih dari 100 tahun untuk menerbitkan sertipikat hak atas tanah jika tidak ada percepatan seperti yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini?

Dimulai sejak tahun 2017, pemerintah melaksanakan pensertipikatan tanah secara massal melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Melalui PTSL, pensertipikatan tanah seluruh Indonesia dapat dipangkas menjadi hanya 9 tahun saja. Diharapkan pada tahun 2025 seluruh bidang tanah dapat terdaftar dan bersertipikat.

Nah, mengapa harus ada sertipikat? Tahukah anda kalau sertipikat mempunyai 2 (dua)  manfaat utama. Apa saja? 1. Memberikan kepastian hukum atas tanah; dan 2. Membuka akses permodalan. Dengan sertipikat usaha produktif yang anda jalankan dapat lebih berkembang dengan adanya tambahan modal.

Anda tidak perlu khawatir terkait biaya pensertipikatan melalui PTSL. Negara melalui APBN menanggung biaya yang timbul di kantor pertanahan untuk pensertipikatan. Anda hanya menanggung sebagian kecil biaya yang timbul pada proses persiapan pensertipikatan. Besaran biaya tersebutpun sudah diatur melalui SKB 3 Menteri. Ayo sertipikatkan tanahmu! (IJ)