Belum Perlu Tindakan Fisik Di Indonesia

Jaringan Komunis Di Singapura

Belum Perlu Tindakan Fisik Di Indonesia

Jakarta, 11 Juni 1976 – Wakil Kepala Bakin Letjen TNI Ali Murtopo menyatakan bahwa pembongkaran dan penangkapan jaringan komunis di Singapura sampai sekarang di Indonesia belum memerlukan tindakan fisik.

Ali Murtopo menyatakan hal itu menjawab suatu pertanyaan sampai dimanakah kaitannya dengan keamanan di negara kita sehubungan dengan terbongkarnya jaringan komunis di Singapura baru-baru ini.

Ali Murtopo menyatakan bahwa di dalam negeri kita anti komunis tetapi politik luar negeri kita akan berhubungan dengan setiap negara yang ada di dunia ini berdasarkan saling menghormati, saling menguntungkan, saling tidak mencampuri masalah dalam negerinya meskipun negara itu mempunyai perbedaan kultur, sosial dan politik dengan kita. Tujuannya adalah strategi, memelihara ketenangan dan perdalaman untuk bisa mencapai stabilitas supaya kegiatan pembangunan tidak terganggu.

Dikatakan oleh Letjen Ali Murtopo dalam masa ini usaha komunis ada yang berhasil dan ada juga yang tidak berhasil. Mengenai politik pemerintah yang berideologi komunis, selalu ditandai strategi kembar ini karena keadaan susunan masyarakatnya mempunyai satu sistem sosial politik komunis yang merupakan inti dari semua kegiatan bangsa dan perjuangan nasional, di samping itu bangsa ini mempunyai satu sistem untuk mengatur dirinya yang dinamakan negara, yang harus melihat dari segi praktis dari segi diplomatik dan segi yuridis dan keamanan memerlukan suatu kebijaksanaan tersendiri. Maka bisa dilihat adanya dua strategi yang satu yang dimiliki oleh kekuatan ideologi dan yang kedua adalah yang dimiliki atau digunakan oleh pemerintahnya.

Strategi
Di dalam negara komunis, pemerintahnya selalu berdasarkan satu prinsip yang digambarkan bahwa ingin memelihara kerjasama berdasarkan perdamaian dengan negara manapun dan hal ini dilihat pada tahun terakhir ini sangat merosot dalam usaha dari negara komunis mengembangkan hubungannya dengan negara maju.

Negara maju pun melawan komunis di dalam negerinya. Jadi terang bahwa ini ada landasannya, apakah karena mereka ingin menciptakan hubungan ini atau mereka mempunyai strategi tertentu yang kebetulan terpaksa untuk kerjasama dengan negara yang bukan komunis.

Yang kedua adalah strategi partai atau komunis bahwa akan berjuang terus membantu perjuangan semua bangsa di dunia ini yang akan menciptakan negara komunis. Terhadap Indonesia pun dari partai ini mempunyai strategi harus dikomuniskan. (SH)