Arnaldo : PSTT Akan Terima Utusan PBB Dengan Tangan Terbuka

Konferensi Pers Di Press Club

Arnaldo : PSTT Akan Terima Utusan PBB Dengan Tangan Terbuka

Jakarta, 12 Juni 1976 – Pemerintah Sementara Timor Timur dengan tangan terbuka akan menerima perutusan PBB untuk melihat keinginan rakyat Timor Timor yang ingin bergabung dengan Indonesia, demikian dikemukakan Ketua Eksekutif PSTT Arnaldo Des Reisde Araujo dalam konferensi pers di Press Club Jakarta.

Menurut Arnaldo ia telah mengundang perutusan Guieciardi Ketua Dewan Dewan Keamanan PBB, ketika Dewan bertemu beberapa waktu yang lalu di Jenewa tetapi hingga kini belum ada jawaban apakah utusan PBB ini akan menerima undangan pihak PSTT.

Arnaldo tetap menekankan bahwa perhatian kini masih tetap bertumpu pada masalah integrasi dengan Indonesia dan belumada rencana pembangunan lainnya kecuali dikembangkannya pendidikan di Timor Timur yang sudah mulai diadakan.

Menyinggung mengenai masalah pengungsi, menurut Arnaldo, hal ini tidak mungkin diatasi secara cepat. Lain halnya dengan para pengungsi yang berada di Australia, dikatakan itu tanggung jawab sepenuhnya dari pihak Portugis yang dengan kapal “Mac Dilli” telah membawa mereka ke sana, namun PSTT akan membuka pintu lebar-lebar bagi setiap warganya yang ingin kembali dan ingin membangun Timtim, demikian Arnaldo.

Pemilu
Dalam acara jumpa pers ditanya juga mengenai pemilu yang menurut Arnaldo PSTT nanti akan turut serta “karena sudah menjadi hak seorang anak yang telah hilang begitu lama dan kini duduk satu meja dengan bapaknya”.

Sungguhpun bagitu dalam acara pemilu bagi Timtim tidak akan dilakukan dengan sistem “one man one vote” (satu orang satu suara) untuk mencegah pengaruh luar pada masyarakat yang kini belum berkembang pendidikannya. Jadi yang dilakukan adalah melalui setiap kepala suku yang dianggap lebih efektif.

Selanjutnya dikatakan bahwa pihaknya tetap menginginkan bantuan sepenuhnya dari pihak pemerintah RI bagi pembangunan Timtim “tetapi kami menyadari sepenuhnya bahwa kami harus bekerja keras”.

Tawaran Gubernur Ali Sadikin yang mengharapkan dalam waktu singkat generasi muda Timtim dapat menuntut ilmu di Jakarta disambut hangat dan untuk itu segera akan dikirim putera Timor Timur ke Jakarta.

Keamanan
Ditanya mengenai masalah keamanan di Timtim menurut Arnaldo pihaknya telah mengusai keadaan namun diakui bahwa masih ada yang harus dirampungkan “”ibarat menyapu lantai tidak seluruhnya dapat dibersihkan sekaligus.

Arnaldo menyatakan tidak mengetahui sama sekali tentang berita adanya kapal RRC yang mengirimkan senjata ke daratan Timtim atau bantuan Kuba pada pihak Fretelin Ramos Horta pernah berada di Peking dan Kuba tetapi tidak diketahui apakah kedua negara ini membantu Fretelin.

Acara jumpa pers yang mendapat perhatian dari wartawan dalam dan luar negeri di Jakarta dihadiri oleh Ketua DPR Timtim Mario Guilherma Gonzalves penghubung Timtim di Jakarta Ir. Mario Gies Carnscalao dengan pengantar Zulharman dari PWI Pusat. (SH)