30 Juta Wisnus Mudik Lebaran Berjalan Lancar

30 Juta Wisnus Mudik Lebaran Berjalan Lancar

Menteri Pariwisata Arief Yahya. (Dok. Humas kemenpar)

SHNet, Jakarta-Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan pergerakan 30 juta wisatawan nusantara (wisnus), 20 juta di antaranya wisnus yang mudik lebaran di kampung halaman, tahun ini berjalanan lancar. “Total 30 juta wisnus secara umum alhamdulillah berjalan lancar, dan semua itu kita skenariokan,” kata Menpar Arief Yahya dalam acara Halalbihalal dengan keluarga besar Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kamis siang (21/6).

Menpar Arief Yahya menjelaskan untuk mengoptimalkan wisnus dalam menikmati wisata lebaran 2018, Kemenpar gencar mempromosikan obyek dan daya tarik wisata di masing-masing daerah agar menarik serta mudah dikunjungi wisatawan. ”Kita pilih 10 destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi, juga 10 event wisata serta 10 kuliner daerah terbaik dan kita lombakan. Semua upaya ini mendapat sambutan positif wisatawan,” kata Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya mengatakan, selama bulan Ramadhan pergerakan wisnus di Tanah Air turun hingga 50%. “Rata-rata pergerakan wisnus per bulan 20 juta, di Ramadhan turun menjadi 10 juta, namun tertutupi ketika memasuki liburan Lebaran atau Idul Fitri jumlah pemudik mencapai 20 juta, sehingga periode Ramadhan-Lebaran terjadi pegerakkan 30 juta wisnus,” kata Menpar Arief Yahya.

Acara halal bi halal keluarga besar Kemenpar dihadiri kalangan dari unsur akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media ( pentahelix ). Hadir dalam acara tersebut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2009-2014 Mari Elka Pangestu, para pejabat Eselon I Kemenpar di antaranya Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara, Deputi Bidang Pemasaran I I Gde Pitana, Deputi Bidang Pemasaran II Nia Niscaya, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dadang Rizky Ratman, Para Staf Ahli Menteri dan Staf Khusus Menteri, serta para pejabat dan staf Kemenpar.

Dalam acara halalbihalal yang mengangkat tema ‘Menjadikan Insan yang Ihsan’ tersebut juga dilakukan pemberian santunan kepada 24 mustahiq serta tausiah yang disampaikan oleh Prof.K.H. Ridman Muhammad Yusuf dan diakhiri dengan bersalaman untuk saling memberikan maaf. (Stevani Elisabeth)