Puskesmas Bakunase Jadi Tempat Studi Banding Penyakit Kanker

Puskesmas Bakunase Jadi Tempat Studi Banding Penyakit Kanker

 

SHNet, KUPANG-Pasca ditetapkan sebagai Puskesmas peduli Kanker Serviks dan Payudara, Puskesmas Bakunase di Kelurahan Bakunase Kota Kupang kerap dikunjungi tenaga kesehatan, baik dokter maupun perawat dari kabupaten lain di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melakukan studi banding.

“Banyak tenaga kesehatan dari Rumah Sakit yang ada di beberapa kabupaten di NTT yang melakukan studi banding kesini soal kanker karena setelah ditetapkan sebagai Puskesmas peduli Kanker Serviks dan Payudara Puskesmas ini memiliki dokter dan tenaga terlatih untuk melakukan deteksi dini penyakit Kanker,” kata Kepala Puskesmas Bakunase, M. Ivonny Ray, Rabu (16/5/2018).

Ivonny mengatakan, saat ini ada beberapa tenaga dokter dari Rumah Sakit Nagekeo Flores yang melakukan studi banding ke Puskesmas Bakunase soal deteksi dini Kanker Serviks dan Payudara.

“Sebelumnya ada dokter dari rumah sakit di Kabupaten Alor dan Belu, yang khusus datang untuk belajar cara deteksi kanker serviks dan payudara,” jelasnya.

Ia mengaku, Puskesmas yang dipimpinnya melakukan deteksi dini kanker Serviks dan Payudara menggunakan alat Crane hanya pada hari Selasa dan Kamis saja berdasarkan petujuk dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

Sementara Angel Moa tenaga kesehatan dari rumah sakit Nagekeo Flores yang sedang melakukan studi banding ke Puskesmas Bakunase mengaku, dirinya dikirim untuk melakukan studi banding karena saat ini rumah sakit Nagekeo baru akan mengaktifkan IVA dan Crane terapi.

“Saya diikirim untuk menimba ilmu di Puskesmas Bakunase lantaran kepala Puskesmas Bakunase merupakan dokter terlatih Crane terapi,” kata Angel.(DA)