MyRepublic Connected Business, Internet Pintar Yang Bisa Dikontrol

MyRepublic Connected Business, Internet Pintar Yang Bisa Dikontrol

SHNet, JAKARTA-Internet menjadi bagian yang tak dapat dipisahkan dari banyak sektor kehidupan dewasa ini. Mulai dari kebutuhan bisnis hingga rumah tangga. Di kalangan bisnis dan industri, belanja internet dan sektor IT lainnya memiliki porsi yang besar. Sementara, di level rumah tangga, sebagian orang tua kesulitan mengontrol pemakaian internet keluarga.

Menyediakan internet yang dapat dikelola dengan efektif dan efisian, demikianlah pesan yang disampaikan dalam produk baru MyRepublik, MyRepublik Connected Business. “Tidak hanya untuk bisnis, namun kami juga memberikan solusi bagi keluarga menyediakan internet aman untuk keluarga,” ujar Kala Vamadevan, VP Marketing MyRepublic Indonesia.

Dalam mengembangkan layanannya, MyRepublic bekerjasama dengan Cisco Meraki yang memberikan dukungan dalam sistem operasional. Dengan inovasi digital pengelolaan data berbasis cloud  menjadikan MyRepublic Connected Business sebagai one stop service. Tidak hanya internet dan wifi berkecepatan tinggi, namun juga jaminan keamanan, data analisa, monitoring hingga pengamanan dari serangan virus dan malware.

Naveen Menon, Presiden untuk Cisco Systems di Asia Tenggara menggambarkan keunikan CISCO Meraki dimana pengguna dapat mengontrol penggunaan bahkan dari jarak jauh sekalipun. “Saat ini saya sedang di Indonesia, tapi saya bisa memonitor apakah di rumah anak saya sedang mengakses youtube, berapa orang yang sedang menggunakan akses point saya, jenis device dan lain-lain. Bahkan saya bisa melakukan blokir, saya bisa memblokir youtube yang sedang di akses anak saya di rumah hanya dengan smartphone,” jelas Naveen sambil memperagakan monitoring MyRepublic Connected Business yang realtime melalui smartphone.

Dukungan Untuk Industri Kecil dan Menengah

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, pertumbuhan industri kecil menengah (IKM) cukup significant dalam beberapa tahun terakhir. IKM sendiri ditargetkan menjadi salah satu tombak ekonomi kerakyatan yang tahan terhadap krisis ekonomi global. Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih baru-baru ini mengatakan Indonesia dapat menjadi pemimpin pasar global sekaligus mendongkrak perekonomian baik regional maupun nasional.

Hal itu terlihat dari nilai ekspor sejumlah komoditas menunjukkan angka yang positif ditahun 2017. Diantaranya nilai ekspor komoditas perhiasan mencapai  USD2,6 miliar serta  nilai ekspor IKM sektor batik mencapai USD58 juta. Untuk terus mendongkrak pertumbuhan IKM ini, disamping pengembangan kualitas produk, ketersediaan SDM dan dukungan sistem IT dan internet (networking) menjadi kebutuhan utama.

Fred Rees, Managing Director MyRepublic Business Solutions dalam kesempatan itu mengatakan, melihat pertumbuhan IKM di Indonesia yang diiringi dengan adanya kebutuhan akan inovasi dan jejaring nirkabel.Teknologi generasi mendatang dari MyRepublic dan Cisco Meraki diharapkan dapat mendukung komitmen pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan industry. Dalam paparannya, ia  menjelaskan MyRepublic bertindak sebagai server untuk mengelola penyebaran jaringan. “MyRepublic telah menjadi penyedia solusi broadband untuk banyak pelanggan bisnis,” ujar Fred Rees. Terbukti, saat ini MyRepublic menjadi salah satu penyedia telekomunikasi yang tumbuh paling cepat di Asia Pasifik dan yang pertama kali didukung oleh platform cloud TelcoTech regional. Perusahaan yang berinduk di Singapura ini juga mampu menjadi pemimpin dalam transformasi digital dan solusi jaringan Next Generation. (Kurnia)