Mendes Serahkan 500 Al Quran Kepada Pondok Pesantren Al Mizan Majalengka

Mendes Serahkan 500 Al Quran Kepada Pondok Pesantren Al Mizan Majalengka

KUNJUNGAN - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, dalam salah satu kunjungan kerjanya ke Tasikmalaya, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. (Ist)

SHNet, MAJALENGKA – Dana desa tentu bisa dipakai untuk semua kebutuhan primer warga desa. Tapi, bisa juga dimanfaatkan untuk pemberdayaan umat dan warga sehingga hasilnya bisa jauh lebih positif, menghindari paham radikalisme.

 Hal ini pun dikemukakan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al Mizan, Ciborelang, Majalengka, Rabu (30/5).

“Dana desa itu yang penting tak digunakan asal-asalan atau untuk kegiatan yang tak menguntungkan pengembangan desa. Dana desa pun bisa digunakan untuk pemberdayaan umat dan masyarakat dalam bentuk pengajian-pengajian yang gunanya untuk mencegah radikalisme,” kata Eko membuka sambutannya usai sholat subuh berjamaah di Pondok Pesantren Al Mizan, Majalengka.

 Dana Desa itu harus selaras dengan RPJMDes dan RKPDes. Dalam Permendes Nomor 5 Tahun 2015 disebutkan kalau prioritas penggunaan Dana Desa untuk pembangunan Desa harus memenuhi empat prioritas utama.

Keempat prioritas utama penggunaan Dana Desa itu adalah:  pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana Desa,  pengembangan potensi ekonomi lokal, dan pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.

 Menurut Eko, penggunaan dana desa untuk program pembangunan juga sebaiknya dibicarakan dalam musyawarah desa yang melibatkan seluruh masyarakat desa secara terbuka.
 Mendes mengunjungi Pondok Pesantren Al Mizan sebagai salah satu rangkaian ‘Jelajah Desa Ramadan 2018’ di kabupaten/kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah, yaitu Majalengka, Cirebon, Kuningan, Demak dan Kudus.

Eko juga tak mau melewatkan kesempatan bersedekah dengan menyerahkan bantuan 500 Al Quran yang diberikan langsung di Pondok Pesantren Al Mizal.

 Shalat subuh berjamaah itu juga dihadiri Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar, anggota DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding dan pengasuh Pondok Pesantren Al Mizal Maman Imanulhaq Faqieh.   (Nonnie Rering)