Keunikan 3 Gunung di Lembata jadi Daya Tarik Wisata

Keunikan 3 Gunung di Lembata jadi Daya Tarik Wisata

Launching Festival 3 Gunung dan Calendar of Event Kabupaten Lembata, NTT di Jakarta, Senin (7/5). (SHNet/stevani elisabeth)

SHNet, Jakarta- Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki keindahan alam, budaya dan buatan manusia menjadikan daerah ini sebagai destinasi wisata yang sayang untuk dilewatkan.

“Lembata memiliki tiga gunung yakni Gunung Ile Batutara, Ile Lewotolok dan Ile Werung. Ketiga gunung tersebut memiliki keunikan sendiri,” ujar Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur saat Launching Festival 3 Gunung Lembata (F3G) 2018 dan Calendar of Event Lembata 2019, di Balairung Soesilo Soedarman Kementerian Pariwisata, Senin (7/5).

Keunikan dari Gunung Ile Batutara, lanjut Eliaser, mengalami letusan setiap 20 menit sekali. Wisatawan dapat menyaksikan letusan tersebut dalam jarak dekat sekitar 50 meter. Pada 2017, Ile Batutara masuk nominasi sebagai destinasi wisata gunung api terpopuler nomor dua di Indonesia.

“Gunung ini sudah memiliki brand karena meraih medali perak dengan kategori destinasi wisata terunik dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2017,” tuturnya.

Gunung Ile Lewotolok juga unik karena memiliki kawah di puncak yang luas dan berpasir putih menyerupai lapangan dan bisa digunakan untuk bermain sepak bola. Di lereng gunung berapi ini terdapat wisata budaya berupa rumah adat.

Sedangkan Gunung Ile Werung memiliki panorama alam yang eksotik, terdapat sarang burung walet dan gua dari dalam gunung yang menembus hingga ke pantai.

“Keunikan dari tiga gunung ini akan menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Lembata. Selain itu, F3G 2018 yang baru pertama kali digelar akan menjadi brand baru dalam upaya menarik sebanyak mungkin wisatawan. Event tersebut akan digelar pada 22-29 September 2018,” ujar Eliaser.

Dia menambahkan, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Lembata tahun ini, pemerintah kabupaten Lembata telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 15 milyar. Lembata juga akan memiliki kolam renang apung di Pulau Siput.

Tahun ini Lembata memiliki 19 Calendar of Event diantaranya Lembata International Heritage Walk 2018, Lembata Sunset Trail Family Fun Run 2018, Festival Payung Lembata, Land Tours and Travel Village dan masih banyak lagi.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Prof Dr Ir I Gde Pitana mengapresiasi event F3G 2018 yang menampilkan keunikan tiga gunung. Menurutnya, Lembata punya sumber daya pariwisata baik alam, budaya dan buatan manusia.

Pitana menjelaskan, dalam pariwisata ada 2 hal untuk bisa menjadi destinasi wisata yang berkualitas yakni keaslian dan kekhasan. “Banyak budaya asli di Lembata. Selain itu, kain, musik, tarian daerah ini punya kekhasan sehingga tidak ditemui di daerah lain,” ujarnya.

Menurutnya, keunikan alam yang dimiliki Lembata berpotensi untuk mengembangkan produk wisata minat khusus dalam menarik kunjungan wisatawan ke sana. (Stevani Elisabeth)