JakDeals, Taktik Kemenpar agar Wisatawan Lama Tinggal di Jakarta

JakDeals, Taktik Kemenpar agar Wisatawan Lama Tinggal di Jakarta

Menteri Pariwisata Arief Yahya saat launching JakDeals, di ICE BSD Tangerang. (Dok. Humas Kemenpar)

SHNet, Tangerang- Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Ketua Tim Pelaksana Visit Wonderful Indonesia (ViWI) 2018 Hariyadi BS Sukamdani meluncurkan program Jakarta Weekend Hot Deals (JakDeals) Visit Wonderful Indonesia (ViWI) 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang, kemarin.

“Paket hot deals menerapkan konsep sharing economy yaitu menjual barang dan jasa yang tidak laku dengan memberikan memberikan diskon pada unsur 3A (Aksesibilitas, Atraksi dan Amenitas). Dengan harga murah menggugah wisatawan mau datang dan tinggal lebih lama di Jakarta,” papar Arief Yahya.

Menpar mengatakan, setiap kapasitas di seluruh bisnis ada low season. “Daripada networknya kosong, mending jual dengan diskon 70 persen,” kata dia.

Menurutnya, kunci sukses dari pelaksanaan Jakdeals adalah harga jual yang harus bersaing dengan harga paket hot deals yang dijual negara pesaing di kawasan ASEAN antara lain Malaysia dan Thailand.

Sementara itu Ketua Tim Pelaksana Visit Wonderful Indonesia Hariyadi BS Sukamdani mengatakan, wisatawan dari luar negeri ke Indonesia khususnya Jakarta ada sekitar 7,2 juta. Dari jumlah tersebut 3,9 juta wisatawan mancanegara (Wisman).

“Mereka tidak stay di Jakarta tidak lebih dari 2 hari. Dengan ada program ini, semoga mereka bisa tinggal di hotel di Jakarta lebih lama lagi,” ujarnya.

Dia menambahkan, ke depan JakDeals akan muncul di bulan-bulan yang mengalami low season seperti Juni nanti. (Stevani Elisabeth)