Fox Networks Group Bersama Andy Lau Produksi Serial The Trading Floor

Fox Networks Group Bersama Andy Lau Produksi Serial The Trading Floor

Tayang perdana malam ini di Star Chinese Movies, The Trading Floor hadirkan keseruan dunia “wall street” versi Hongkong.

SHNet, JAKARTA-Bagi Anda yang suka mengikuti perkembangan lantai bursa dan dunia wall street, sepertinya perlu menonton The Trading Floor, serial terbaru tentang lantai bursa dan perkembangan perekonomian Hongkong dalam 20 tahun terakhir. Serial baru tersebut akan tayang perdana pada malam ini, Kamis (24/5). Dalam penayangan perdana, penonton akan dimanjakan dengan disuguhkannya 2 episode sekaligus, yakni episode 1 dan 2 yang masing-masing berdurasi sekitar 60 menit. Di Indonesia, TheTrading Floor dapat dinikmati setiap Kamis mulai pukul 19.30 WIB melalui saluran Star Chinese Movies.

The Trading Floor merupakan proyek mini seri pertama yang di produksi oleh Focus Television, rumah produksi milik Andy Lau. Menariknya, The Trading Floor merupakan serial yang sepenuhnya berbahasa Canton Dan Mandarin dengan subtitel bahasa Indonesia dan diangkat dari situasi nyata perdagangan saham di Hongkong.

Dipercaya memproduseri The Trading Floor, Aktor legendaris Andy Lau pun menggaet sutradara papan atas Hongkong KK Wong. Serial berjumlah 5 episode ini didukung oleh artis senior yang juga telah dikenal kepiawaiannya di dunia layar lebar seperti Francis Ng, Maggie Cheung, Joseph Chang, Jacky Cai, Carlos Chan serta penampilan spesial dari Patrick Tam. Selain bekerjasama dengan Andy Lau, Fox Networks Group juga bekerjasama dengan Tencent Penguin Pictures, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi terbesar di China.

Saat konferensi pers peluncuran The Trading Floor di Hongkong, Rabu (23/5) kemarin, Andy Lau mengapresiasi langkah yang dilakukan Fox Networks Group dalam hal mengangkat sisi lain dunia trading yang jarang diketahui bannyak orang dan cenderung terkesan kotor.

“Memproduksi sebuah tayangan tentang trading floor di Hongkong adalah impian saya. Menyadari FOX Networks Group akhirnya Mewujudkan keinginan tersebut, saya sangat senang,” ujarnya.

Artis senior Hongkong yang menjadi salah satu tokoh penting dalam kisah The Trading Floor, Maggie Cheung mengatakan terlibat dalam The Trading Floor adalah pengalaman menarik. “

“The Trading Floor bercerita tentang stock market, dibutuhkan pengetahuan  untuk memahami bidang ini karena kita menginvestasikan uang yang tidak sedikit,” jelas Maggie.

Oleh sebab itu, lanjutnya, ia beserta para artis pendukung lain yang terlibat dalam serial ini juga telah menginvestasikan lebih banyak waktu untuk mempelajari tentang stock market.

Sementara itu Lesley Simpson, Marketing Manager FOX Networks Group menyebutkan bahwa The Trading Floor akan menjadi tontonan yang menarik bagi masyarakat Indonesia. Menurutnya, ada kedekatan budaya antara kisah dalam The Trading Floor dengan trend program televisi saat ini, di mana penonton menggemari hal-hal yang diangkat dari kisah nyata.

“Yang membedakan adalah The Trading Floor mengulas kisah nyata yang belum banyak diketahui masyarakat bahwa pasar saham bukan sekedar angka. Banyak hal-hal yang terjadi di belakang layar, drama serta dunia dengan banyak permainan kotor. Apa yang ditampilkan dalam The Trading Floor bukan tidak mungkin juga terjadi di Indonesia mengingat situasi dalam pasar saham secara global itu sama. Kami optimis serial ini memiliki potensi di pasar Indonesia,” terang Lesley.

Lesley menyatatakan Fox Networks Group bangga dapat bekerja sama dengan Andy Lau. Selain dikenal sebagai aktor multitalenta, Andy Lau juga terkenal profesional dan memiliki budaya kerja yang bagus.

“Selama proses produksi yang berlangsung selama tiga tahun, Andy Lau selalu memastikan semua berjalan sesuaI rencana untuk menjamin kualitas. Harapannya, tontonan ini dapat menjadi inspirasi bagi dunia sinematografi di Indonesia agar juga dapat menghasilkan tayangan-tayangan berkualitas,” pungkas Lesley.

 

Disamping itu, Star Chinese Movies adalah saluran unggulan yang menayangkan film-film blockbuster Asia berbahasa Mandarin. 7 dari top 10 blockbuster tayang di Star Chinese Movies. Saluran ini merupakan salah satu dari 300 lebih saluran yang didistribusikan oleh FOX Networks Group yang dapat dinikmati di Indonesia. Saluran berbahasa Mandarin ini menyasar penonton dari usia 15 hingga 49 tahun.

Mini seri The Trading Floor tentu saja menggunakan bahasa Canton dan Mandarin dengan subtitel berbahasa Indonesia. Agenda waktu penanyangan untuk Indonesia tentunya setiap Kamis mulai pukul 19.30 WIB di channel Star Chinese Movies. (Kurnia)