Cara Kogar Securindo Gerakan UMKM

Cara Kogar Securindo Gerakan UMKM

Sekretaris Jenderal Kogar Securindo, Maxibiliano

SHNet, JAKARTA – Korps Garda Security Indonesia (Kogar Securindo) menyelenggarakan bazar di halaman pakir Blom M Mall, Jakarta Selatan selama Bulan Ramadhann (17 Mei-14 Juni 2018). Bazar tersebut menyediakan makanan dan minuman untuk berbuka puasa serta fesien yang dibutuhkan selama Bulan Ramadhan dan Perayaan Idulfitri 1439 Hijriah.

Sekretaris Jenderal Kogar Securindo, Maxibiliano, di Blok M Square Jakarta Selatan, Rabu (16/5) mengatakan bazar tersebut melibatkan 70-an pedagang kecil dari berbagai lokasi di DKI Jakarta. Tujuan bazar, kata Maxibiliano, untuk menggerakan sektor UMKM yang nantinya diharapkan akan membantu menumbuhkan perekonomian nasional.

Kogar Securindo adalah organisasi sekuriti yang terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM dengan SK Nomor. AHU.0070556.AH.01.07. Tahun 2016 tanggal 28 Juni 2016. saat ini Kogar memiliki 16.000 anggota yang tersebar di delapan propinsi, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Yogyakarta, Lampung, Riau dan Sumatera Utara.

Maxibiliano mengatakan untuk menggerakan sektor UMKM di kalangan masyarakat bawah perlu difasilitasi untuk menemukan pasar yang layak dan potensial. Banyak pedagang yang harus berjalan dari satu tempat ke tempat lain untuk mendapat pembeli. “Nah, kenapa kita tidak mencoba menemukan pembeli? Salah satu caranya adalah dengan mengadakan bazar dan di Blok M Mall kita difasilitasi oleh manajemen,” kata Maxibiliano.

Ia menjamin makanan, minuman dan fesien yang terlibat dalam kegiatan bazar ini terjamin baik dari sisi kebersihan maupun kualitas. “Mereka sangat paham dan mengerti soal kebersihan dan kerapihan makanan dan minuman. Penjual fesien juga menjamin kualitas barang dagannnya. Hanya pasar untuk menjualnya saja yang mereka kesulitan selama ini,” katanya.

Ist

Maxibiliano berterima kasih kepada manajemen Blok M Mall karena ternyata mereka memiliki kepedulian yang sama seperti Kogar. Ia menjelaskan, jika kepedulian yang sama tersebut dikolaborasi dengan kepedulian yang sama dari pihak lain, upaya membangun sektor UMKM di kalangan masyarakat bawah bukan hal yang sulit-sulit sekali. (IJ)