Bantuan Kelompok Suesama Diduga Dikuasai Kepala Desa Lidabesi

Bantuan Kelompok Suesama Diduga Dikuasai Kepala Desa Lidabesi

 

SHNet, KUPANG-Bantuan untuk Kelompok Tani Suesama berupa uang sebesar Rp 50 juta diduga dikuasai Kepala Desa Lidabesi, Kemsi Lian.

Ketua Kelompok Tani Suesama Desa Lida Besi Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), Adrianus Muskananfola merasa kesal dengan sikap tidak terpuji kepala desa tersebut.

Kepada SHNet di Ba’a, Minggu (13/5/2018), Adrianus menegaskan tahun 2016, saat itu Kepala Desa Lidabesi masih dijabat Penjabat Kepala Desa Daud Pelondou.

Saat itu, Adrianus diminta oleh kakak kandung Kemsi Lian untuk membuat proposal dan ditujukan kepada salah satu kementerian di Jakarta untuk meminta bantuan.

“Saya yang buat proposal. Ketua saya sendiri dengan anggota sebanyak 21 orang petani,” kata Adrianus.

Dalam proposal yang ditujukkan kepada Bupati Rote Ndao itu, tercantum permintaan berupa kawat rol 160 ML, mesin pompa air sebanyak dua buah, mesin pemotongan rumput satu unit, Pupuk TSP 200 Kg, Pupuk Urea 200 Kg, dan bawang merah 400 Kg. Pada 2018 dana tersebut disetujui dan masuk dalam rekening Kelompok Tani Suesama sebesar Rp50 juta.

Selanjutnya, Adrianus bersama bendahara Frans Day mendatangi Bank NTT untuk pencairan uang. Setelah pencairan, uang Rp50 juta diserahkan kepada Kepala Desa Lidabesi, Kemsi Lian.

“Saya tau dana 42 juta dipakai untuk pembelanjaan kawat rol dan sisanya akan dipakai untuk beli bawang merah guna kebutuhan kelompok tani. Tetapi setelah kawat rol dibeli, Kemsi Lian tidak membagikan kawat rol kepada anggota kelompok tersebut. Dalam waktu dekat saya akan melaporkan kasus ini kepada pihak yang berwajib karena masih sisa uang 8 juta ada dimana,” tegas Adrianus.

Saat ditanya apakah Kepala Desa, Kemsi Lian didatangi untuk mempertanyakan hal tersebut, Adrianus mengatakan pernah menanyakan tetapi tidak direspon.(DA)