Bank NTT Kupang Bertekad Kurangi Tenaga Kerja Ke Luar Negeri

Bank NTT Kupang Bertekad Kurangi Tenaga Kerja Ke Luar Negeri

SHNet, KUPANG-Kepala Cabang Bank NTT Oelamasi, John Sine bertekad mengurangi jumlah tenaga kerja asal Kabupaten Kupang ke luar negeri dengan mengucurkan dana KUR (Kredit Usaha Rakyat) guna mengembangkan ekonomi masyarakat.

“Posisi pemuda disini banyak yang ke Malaysia menjadi TKI jadi target kita kedepan mengurangi angka itu,” kata John Sine saat ditemui di Dusun II Desa Raknamo, Senin (30/4/2018).

John menjelaskan, Bank NTT siap memberikan dana untuk pengembangan ekonomi masyarakat lewat penggemukan Sapi dilengkapi dengan pembuatan cekdam untuk menampung air.

“Bank NTT berikan dana agar kaum muda potensial di desa Raknamo ini tidak lagi tergiur bekerja ke luar negeri cari uang karena di daerah sendiri lahan sudah tersedia dan tinggal dikelola untuk hasilkan uang,” jelas John.

John mengaku, alasan Bank NTT memilih desa Raknamo sebagai Kampung contoh bagi penggemukan Sapi karena akses desa Raknamo yang mudah dijangkau. Selain itu potensi peternakan dan pertanian sangat terbuka.

“Khusus pertanian, disini airnya sangat bagus sedangkan untuk peternakan, disini pakan juga telah tersedia,” ujar John.

Ketua kelompok penggemukan Sapi Fajar Pagi, Dominikus M.A. Bira mengaku 11 anggotanya telah mendapat bantuan dana KUR dari Bank NTT.

“11 orang anggota dari 42 anggota yang ada sudah mendapat bantuan Bank NTT dan sudah beli 13 ekor Sapi. Per orang dapat bantuan Rp25 juta,” ungkap Dominikus.

Ia mengatakan, rencananya penggemukan Sapi yang akan dilakukan kelompok Fajar Pagi adalah 120 ekor dengan rentang waktu 6 bulan.

Karena itu, atas nama semua anggota Fajar Pagi, Dominikus tak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan Bank NTT yang telah memberikan kepercayaan kepada kelompoknya.

Untuk diketahui, Bank NTT Cabang Oelamasi mengucurkan dana KUR kepada kelompok Peternak Sapi Desa Raknamo Kecamatan Amabi Oefeto Kabupaten Kupang sebesar Rp1 miliar.(DA)