Waka Polri, Miras Oplosan Kejahatan Lama Dengan Metode Baru

Waka Polri, Miras Oplosan Kejahatan Lama Dengan Metode Baru

SHNet, Jakarta – Waka Polri Komjen Pol Syafruddin menegaskan, bahwa kasua miras oplosan ini merupakan kejahatan lama tapi metode baru yang terjadi di masyarakat. Hingga banyak korban meninggal dunia, karena minum miras oplosan.

” Ini sudah lama beredar, dan eksperimen sana sini. Uji coba dengan metode baru dengan sangat merugika serta menggangu tata kehidupan masyarakat,” ujar Komjen Syafruddin di Mapolda Metro Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2018).

Kembali ditegaskan Jenderal bintang tiga ini lagi, semua jajarannya diminta untuk mengusut tuntas adanya miras oplosan yang banyak merengut jiwa manusia ini.

” Saya minta untuk dihentikan kasus inI dari peredarannya, dan cari pelaku pembuat dan pelaku yang mengedarkannya. Hentikan kasus ini dengan diberangus hingga ke akar-akarnya,” tegasnya lagi.

Waka Polri sendiri sangat prihatin, karena kasua miras oplosan ini tidak terjadi di Jakarta saja namun juga merambah ke Jawa Barat hingga ke Kalimantan.

Menurut data yang diketahui, sebanyak 31 orang meninggal untuk wilayah Jakarta sedangkan di Jawa Barat ada 51 orang.

” Ini sangat memprihatinkan, fenomena yang gila yang terjadu di tengah masyarakat di saat Indonesia sedang prihatin menghadapu beragam masalah,” tegas Syahruddin lagi. (MH)