Tedjo Edhi Ingatkan Setiap Wartawan Wajib Punya Sikap Patriotik

Tedjo Edhi Ingatkan Setiap Wartawan Wajib Punya Sikap Patriotik

SEMANGAT - Ketua Dewan Penasehat Persatuan Wartawan Online (PWO) Independen, Tedjo Edhi berharap semangat perjuangan pers Indonesia meretas pada wartawan yang tergabung dalam PWO Independen.  (Dok/SHNet)

SHNet, JAKARTA – Harapan besar dilambungkan Ketua Dewan Penasehat Perkumpulan Wartawan Online (PWO) Independen, Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhi Purdijatno terhadap PWO Independen.

Ia juga menyatakan agar semangat perjuangan pers Indonesia meretas pada wartawan yang tergabung dalam PWO Independen. “Meskipun saat ini kondisinya berbeda, bukan lagi merebut kemerdekaan, tapi sebagai partner pemerintah dalam membangun,” tutur mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) ini.

Selain itu Tedjo yang juga mantan Menko Polhukam mengingatkan agar setiap wartawan punya sikap patriotik, seperti para tokoh maupun pejuang pers yang turut andil dalam kemerdekaan.

Tedjo menyebut sederet nama seperti M. Hatta, Adam Malik, Sayuti Melik, Rosihan Anwar, Mochtar Lubis dan sebagainya. Mereka berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan lewat pers.

“Jadi, kemerdekaan ini bukan hanya direbut dengan peperangan, tapi juga diplomasi dan pena,” jelas Tedjo melalui sambungan singkat  WA-nya kepada awak media PWO Independen dari Dubai, UEA, Kamis (12/4).

Terlebih di Zaman Now ini, berita-berita Hoax yang begitu masif menjalar di media-media sosial. Isu-isu SARA dikemas sedemikian rupa, sehingga Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi ciri khas negeri ini sedikit terkoyak.

“Saya berharap, wartawan di PWO Independen, dapat berperan sebagai pejuang-pejuang dalam melawan hoax, seperti para pejuang pers terdahulu,” pinta Tedjo.

Karena itu, lanjut ayah empat anak ini, PWO Independen harus tetap kritis, cermati fakta-fakta yang diterima, lakukan verifikasi dan tuangkan dalam pemberitaan yang akurat, aktual dan tajam sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik

“Paling penting lakukan verifikasi. Jadilah hunter news yang tidak menyesatkan sehingga menjadi alat pencitraan semu, apalagi di tahun politik ini,” jelas lelaki asal Magelang, Jawa Tengah ini.

Semua itu, tambahnya, hanya bisa dilakukan bila PWO Independen mengedepankan pelatihan dan update pengetahun khususnya soal IT yang terus berkembang.

“Masak wartawan online gaptek sih,” seloroh Tedjo, yg telah mengomandani berbagai Kapal Perang (KRI) dan sebelumnya banyak mengudara sebagai Penerbang TNI AL, diantaranya
Instruktur Pilot TNI AL Pesawat Nomad N-22, Casa NC-212, Dakota C-47, Darter Commandar, Tampiko, dan Bonanza,
di Satuan Udara Armada mulai tahun 1976 sampai dengan tahun 1991 dgn 6000 jam terbang.

Kini lulusan Lemhanas 2001 ini, merambah ke dunia politisi. Ia pernah tercatat sebagai politisi Partai Nasdem, lalu hijrah ke Partai Berkarya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan mendampingi Tommy Suharto sang Ketua Umum Partai Berkarya.   (Nonnie Rering)