Militer Lebih Berhasil Dari Sipil

Bung Hatta

Militer Lebih Berhasil Dari Sipil

Jakarta, 10 April 1973 – Mantan Wakil Presiden RI, Dr. H.M. Hatta menyatakan, demokrasi yang kita anut dewasa ini masih berada dalam proses pertumbuhan untuk mencapai bentuknya.

Bila dibandingkan dengan demokrasi yang kita rasakan semasa rezim Orde Lama, maka kehidupan demokrasi di tanah air sekarang ini jauh lebih baik dan ada titik terang untuk mengembangkan demokrasi itu.

Hal tersebut dikemukakan oleh Bung Hatta ketika ditanyakan pendapatnya tentang demokrasi Pancasila oleh para wartawan dalam suatu konferensi pers di Ambon baru-baru ini.

Dikatakan membangun gedung demokrasi yang bersendikan Pancasila bukan pekerjaan sehari dua, tetapi memerlukan jangka waktu panjang dan ini menjadi tugas segenap bangsa Indonesia.
Sambil membandingkan kehidupan demokrasi di negara Amerika Serikat dan Selandia Baru, Bung Hatta lebih lanjut mengemukakan, salah satu ciri dari sehatnya demokrasi itu ialah setiap wakil yang duduk di parlemen merupakan pilihan rakyat.

Lagi pula, hak recall bukan dilakukan partai tetapi oleh rakyat karena yang di recall itu adalah wakil yang dipilih rakyat dalam pemilihan umum.

Dalam ceramahnya dihadapan para mahasiswa Universitas Pattimura hari Selasa, Bung Hatta mengatakan, jabatan penting yang dipegang orang militer (ABRI) dalam bidang pemerintahan sekarang ini, ternyata lebih berhasil bila jabatan tersebut dipegang orang sipil.

Keberhasilan orang militer itu karena selalu didasarkan atas keyakinan diri sendiri sesuai ajaran kemiliteran yang diperolehnya. Lagi pula seorang militer selalu bergerak dengan perintah atasan tanpa menunggu atau merundingkan dulu seperti halnya dengan kebanyakan orang sipil.

Menurut Bung Hatta, pemimpin yang kita perlukan untuk membangun demokrasi bersama rakyat adalah pemimpin yang dipilih dan diangkat rakyat. (SH/Ant)