Menteri Pendidikan Minta Maaf Kepada Para Siswa SMA

Menteri Pendidikan Minta Maaf Kepada Para Siswa SMA

BERJANJI - Menteri Pendidikan, Muhadjir Effendy berjanji akan segera melakukan evaluasi secara menyeluruh menyangkut tingkat kesulitan soal UN Matematika. (Ist)

SHNet, JAKARTA – Beragam keluhan dari para siswa SMA se-tanah air menyangkut sulitnya soal UN Matematika pada Selasa (10/4) lalu akhirnya dijawab langsung oleh Menteri Pendidikan, Muhadjir Effendy.

 Ia membuka pembicaraan dengan menyampaikan permohonan maaf terkait soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dianggap sulit oleh semua siswa kelas 12 SMA di seluruh Indonesia.

Seperti beredar ramai di sejumlah media sosial menyangkut  banyaknya keluhan soal matematika yang dinilai terlalu sulit. Keluhan-keluhan itu bahkan disampaikan dengan tujuan agar segera sampai ke pemerintah.

“Saya minta maaf kalau ada beberapa kalangan yang merasa mengalami kesulitan, yang sulit, yang tak bisa ditoleransi,” kata Muhadjir, di Kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Jumat (13/4) malam.

Ia juga mengakui kalau pemerintah memang sengaja menaikkan tingkat kesulitan soal UNBK tahun ini. Menurutnya, soal UNBK 2018 itu sudah menerapkan High Order Thinking Skills (HOTS).

Menurut Mendikbud, HOTS diterapkan dengan tujuan untuk mendorong siswa agar bisa memiliki kemampuan berpikir yang kritis. Tak begitu saja dilakukan, tapi itu dianggap penting untuk pembentukan karakter siswa.

Meski tujuan itu dianggap baik, Muhadjir berjanji akan segera melakukan pembenahan UNBK.  “Bersama ini dan saya juga janji kalau  kami akan benahi, tapi mohon dimaklumi kalau ujian nasional dari waktu ke waktu harus semakin sulit untuk mengejar ketertinggalan kita,” tuturnya.

“Jika masih saja ada ceruk-ceruk di sana-sini atau di wilayah tertentu yang merasa kesulitan yang tak bisa ditoleransi lagi nantinya akan kami evaluasi secara menyeluruh,” tutup Muhadjir.  (Nonnie Rering)