Ketua PAN Tegaskan Zumi Zola Tak Dapat Bantuan Hukum dari Partai

Ketua PAN Tegaskan Zumi Zola Tak Dapat Bantuan Hukum dari Partai

RESMI - Gubernur Jambi, Zumi Zola resmi tersangka sejak Senin (9/4) dan sudah resmi menjadi warga Hotel Prodeo. (Ist)

SHNet, JAKARTA – Gubernur Jambi, Zumi Zola resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak Senin (9/4) lantaran kasus suap senilai Rp. 6 Miliar. Penahanan Zumi ini merupakan pengembangan kasus sejak 25 Januari lalu yang diawali dengan penahanan Zumi keluar negeri oleh pihak Imigrasi.

Dalam kasus yang sama ini, pihak KPK juga sudah lebih dulu menetapkan empat orang tersangka dalam kasus suap pengesahan APBD Provinsi Jambi itu. Mereka adalah anggota DPRD Provinsi Jambi Supriyono, Plt Sekda Jambi, Erwan Malik, Plt Kadis PUPR Jambi Arfan, dan Asisten Daerah III Syaifuddin.

Ketika itu, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan masih dalam posisi membela kadernya yang menurutnya merupakan salah satu kader PAN yang hebat dan loyal. Ia bahkan berkelit kalau itu masih dalam proses penyelidikan dan pihak partai tentu akan berada di belakang kadernya yang kena masalah.

Tapi, setelah Zumi resmi ditetapkan dan sudah mendekam di tanahan sejak awal pekan ini, Zulkifli berharap apa yang menimpa Zumi menjadi pembelajaran bagi seluruh kader PAN di tanah air agar bisa menjauhkan diri dari segala bentuk praktek korupsi.

Secara tegas ia pun mengatakan, dengan adanya kasus ini, secara otomatis Zumi sudah langsung dipecat dari keanggotaannya di partai.

Zulkifli juga menambahkan kalau pihak PAN belum tak akan memberikan bantuan hukum kepada Zumi lantaran ia sudah punya penasehat hukum sendiri. “Tak ada bantuan hukum dari pihak partai karena kami melihat ia toh sudah punya penasehat hukum sendiri,” tutur pria berkacamata itu kepada media di Jakarta, Selasa (10/4).   (Nonnie Rering)