Karena Minum Susu Kental Manis, Balita Vania Juga Terdeteksi TB

Karena Minum Susu Kental Manis, Balita Vania Juga Terdeteksi TB

 

SHNet, Batam – Vania (1 th), balita yang ditemukan gizi buruk pada Januari lalu belakangan diketahui juga terkena tuberculosis (TB). Hal itu diungkapkan oleh Nefriyanti, Dokter Gizi Puskesmas Sei Lekop, Sagulung Kota Batam (6/4).

Dijelaskan Nefriyanti, berawal dari susu kental manis yang dikonsumsi Vania sejak usia dua bulan, kesehatan dan berat badannya perlahan-lahan menurun hingga gizi buruk. Gejala awalnya, Vania mengalami kulit melepuh, tidak dapat bergerak dan pertumbuhannya pun terhambat. “Kulit yang melepuh memang efek yang cepat terlihat bila bayi diberi kental manis, anak-anak terutama bayi dibawah setahun tidak boleh diberi kental manis,” jelas Nefriyanti.

Lebih lanjut, akibat dari salah asupan tersebut, imunitas tubuh anak juga terganggu dan rentan terserang penyakit penyerta. “Ya karena minum kental manis itu, asupan gizinya tidak sesuai. Daya tahan tubuh jadi lemah dan akhirnya bakteri TB mudah menyerang,” imbuh Nefri.

Vania hingga saat ini mendapat kunjungan rutin dari Puskesmas Sei Lekop. Untuk memperbaiki gizinya, Vania mendapat bantuan makanan tambahan yang didistribusikan melalui Puskesmas Sei Lekop. Tak hanya itu, pengobatan TB juga dipantau oleh tim dari Puskesmas. Berat badannya telah meningkat, dari 4,1 kg saat ditemukan, kini sudah lebih dari 5 kg. Kulit yang semula melepuh pun sudah kembali bersih.

Meski demikian, kondisi Vania masih jauh dari normal. Idealnya, anak berumur 1 tahun memiliki berat badan sekitar 10 kg dan sudah bisa berjalan. Sementara Vania baru mulai merangkak. Ibu Vania, Lipa (27 th) saat ditemui di kediamannya di Puri Barata Indah, Sagulung membenarkan kondisi Vania sudah banyak mengalami kemajuan. Ia mengatakan, asupan makanan Vania saat ini sudah lebih baik, mulai dari susu khusus balita hingga makanan pokok.

Meski beratnya masih jauh dari normal, namun sudah mulai terlihat perkembangan. “Sekarang sudah mulai merangkak. Dulu waktu masih minum susu kental manis, badannya memang gemuk dan kita pikir sehat. Tapi lama kelamaan tak bisa bergerak,” ujar Lipa. Ia mengatakan, meski penghasilan dari berjualan kelapa muda terbilang pas-pas an, belajar dari Vania, ia akan memprioritaskan asupan makanan untuk ketiga anak-anaknya. (Kurnia)