INASGOC Apresiasi Kesiapan Polri Amankan Asian Games 2018

INASGOC Apresiasi Kesiapan Polri Amankan Asian Games 2018

BERSAMA - Olahraga bersama Polri, INASGOC, dan awak media dalam rangka mensukseskan Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jumat (13/4). (Dok/SHNet)

SHNet, JAKARTA – Indonesia dalam empat bulan kedepan dipastikan penuh euforia dengan kedatangan duta-duta olahraga pada pesta olahraga bangsa Asia, Asian Games 2018.

Tamu-tamu mulai dari kepala negara, undangan VVIP, atlet dan ofisial yang berjumlah 10 ribu lebih, juga 5.000 awak media, anggota Dewan Olimpiade Asia (OCA) dan federasi internasional sudah pasti membutuhkan pengamanan yang kondusif.

Karena itu, tuntutan yang dihadapi Deputy IV Games Security  Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) sangat tinggi. Pihak Kepolisian RI yang memegang kendali utama dalam pengamanan Asian Games 2018 Jakarta Palembang menyatakan telah menyiapkan operasi pengamanan khusus.

Hal itu dinyatakan Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Setyo Wasisto saat menggelar acara olahraga bersama Polri, INASGOC, dan awak media dalam rangka mensukseskan Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jumat (13/4).

Kegiatan itu juga dihadiri Koordinator Media and Public Relations INASGOC, Danny Buldansyah dan Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal, Syafruddin.

  “Asian Games harus berlangsung sukses, tak boleh tidak. Tak boleh ada ancaman, gangguan, ataupun tantangan yang lain. Ini saat yang istimewa bagi Indonesia untuk menunjukkan pada negara lain kalau negara ini aman dan membuat tamu-tamu negara merasa nyaman,” ujar Irjen Setyo Wasisto.

Asian Games merupakan hajatan bersama masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Polri berharap, masyarakat diminta membantu Polri dalam menjaga keamanan selama acara itu berlangsung.

Pengamanan tak hanya di Gelora Bung Karno, tapi juga di venue olahraga lain di Palembang dan Jawa Barat. Di tempat-tempat tersebut telah dipersiapkan fasilitas penunjang serta pengamanan menjelang Asian Games. “Sudah disiapkan pengamanan baik tertutup dan terbuka,” tambahnya.

  Menurut Danny Buldansyah, kerjasama dengan Polri tak hanya soal keamanan, tapi juga menyangkut rekayasa lalu lintas untuk membatasi area khusus selama Asian Games berlangsung, sekaligus menghindari kemacetan.

“Kami mengapresiasi langkah yang akan dilakukan Polri. Termasuk rekayasa lalu lintas, yang tak hanya bertujuan untuk mengantisipasi masyarakat yang tidak berkepentingan mendekati area tersebut, tapi juga untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi yang ingin menonton,” ujar Buldansyah.  (Nonnie Rering)