Helmy Sungkar Yakin Balap Motor Jadi Primadona di PON Papua 2020

Helmy Sungkar Yakin Balap Motor Jadi Primadona di PON Papua 2020

GEMBIRA - Mantan Promotor Nasional Helmy Sungkar begitu gembira dengan rencana menggelar 4 cabang otomotif, Slalom, Grasstrack, Motokros dan Balap Motor di PON Papua 2020. (SHNet/Nonnie Rering)

SHNet, JAKARTA – Mantan promotor nasional, Helmy Sungkar begitu gembira mendengar begitu banyak cabang olahraga otomotif yang akan diperlombakan di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 mendatang.

Sejak awal sudah ditentukan slalom memang akan dilombakan di PON 2020. Belakangan ada penambahan lagi yaitu motokros dan grasstrack. Ini tentu angin segar bagi olahraga otomotif nasional karena ada wadah pencapaian tertinggi yang bisa dikejar oleh tiap daerah.

Tapi, meski gembira dengan kabar itu, suami mantan pembalap wanita Ria Sungkar ini tetap saja masih merasa mengganjal karena belakangan ia mendengar, cabang balap motor belum masuk. Kabarnya cabang ini masih harus dibicarakan lagi dalam rapat bersama IMI, PB PON dan KONI Papua.

“Justru cabang balap motor ini yang harus menjadi perhatian utama karena peminatnya cukup banyak. Slalom, Motokros dan Grasstrack sudah masuk saya begitu gembira. Tapi, balap motor juga harus mendapat tempat. Ini harus diperjuangkan karena peminat balap motor sangat tinggi dan penonton dipastikan membludak kalau digelar di Papua. Cabang ini bahkan bisa jadi primadona cabang otomotif di PON Papua,” kata Helmy dalam perbincangan dengan SHNet, di kediamannya di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Selasa (10/4).

Ayahanda pembalap nasional Rifat dan Rizal Sungkar yang akan merayakan hari jadinya pada 17 April nanti ini pun berharap untuk menggelar tiga cabang otomotif di PON nanti pun harus benar-benar dimengerti semua peraturan lomba dan kuota pesertanya pun harus ada pembatasan.

“Harus ada pakem yang jelas untuk penyelenggara nanti,” harap Helmy yang terus menyatakan dukungan penuh dan bahagianya atas penyelenggaraan beberapa cabang otomotif di PON 2020 nanti.   (Nonnie Rering)