Maluku Utara Dapat Paket Nomadic Tourism dari Kemenpar

Maluku Utara Dapat Paket Nomadic Tourism dari Kemenpar

Menteri Pariwisata Arief Yahya ikut menari di Launching Calendar of Event Maluku Utara 2018, di Jakarta, Selasa (13/3). (Dok. Humas Kemenpar)

SHNet, Jakarta- Kementerian Pariwisata memberikan satu paket kepada Maluku Utara untuk mengembangkan nomadic tourism.

Nomadic tourism yang saya bayangkan cocok untuk dikembangkan di Maluku dan Maluku Utara. Kemarin malam saya sudah berikan kepada Maluku dan sekarang ini Maluku Utara diberikan satu paket untuk kembangkan nomadic tourism.” Kata Menteri Pariwisata Arief Yahya saat launching Calendar of Event Maluku Utara 2018, di Jakarta, Selasa (13/3)

Menurutnya, nomadic tourism artinya segala sarana pendukung pariwisata dapat dibuat secara temporary dan bisa dibongkar pasang. Contoh nomadic tourism adalah sea plane, caravan, glam camp dan home pod

“Sekarang ini ada investor yang menyediakan caravan, glam camp dan home pod yang bisa dibongkar pasang. Kalau itu di tambah dengan sea plane yang bisa mendarat di pulau-pulau, cocok untuk Maluku Utara. Bangun hotel dan bandara butuh waktu lama,” kata Arief Yahya.

Maluku Utara memiliki keindahan alam dan budaya. Bahkan Pulau Morotai telah ditetapkan satu dari 10 destinasi prioritas sebagai “Bali Baru” yang percepatan pembangunannya tengah dilakukan.

Bukan hanya itu, berdasarkan data BPS, Maluku Utara indeks kebahagiaannya tertinggi di Indonesia. Oleh sebab itu, Menpar meminta kepada seluruh pihak mengemas Calendar of Event secara profesional dan tepat waktu.

Plt Gubernur Maluku Utara H Muhammad Nasir Thaib menjelaskan, sepanjang 2018, ada 33 event yang akan digelar di Maluku Utara. Dari 33 event tersebut ada 3 event unggulan yakni Festival Kora-Kora, Festival Tidore dan Festival Teluk Jailolo.

“Adanya 33 event pariwisata ini kita harapkan daya saing pariwisata Maluku Utara semakin meningkat dan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat daerah terhadap pentingnya sektor pariwisata dalam meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya. (Stevani Elisabeth)