Laporkan Bila Ada Pejabat Melakukan Tekanan Pada Parpol

Pangdam VII Diponegoro Di Depan Parpol Jateng

Laporkan Bila Ada Pejabat Melakukan Tekanan Pada Parpol

Semarang, 18 Maret 1971 – Pangdam VII/Diponegoro Mayjen Widodo dalam pertemuannya dengan pimpinan Parpol Se-Jateng tanggal 16 Maret yang lalu menyatakan bahwa di daerah memang terasa adanya tindakan dari sementara pejabat yang bertindak kurang simpatik terhadap parpol. Oleh karena itu telah dibentuk tim untuk mengecekan. Memang ada tindakan pejabat yang melakukan penekanan, hal itu hanya kurang mengertinya para penguasa di daerah tersebut.

Panglima Widodo menyerukan kepada parpol, bila ada bawahannya yang melakukan tindakan penekanan terhadap parpol di daerah jangan segan-segan melaporkan dengan segera terhadap mereka ini akan diambil tindakan tegas.

Pendapat Parpol dan Golkar
Partai Khatolik Jateng mengemukakan hendaknya diberikan kebebasan dengan keamanan yang sebaik-baiknya bagi seluruh warganegara Indonesia untuk menjalankan pemilihannya dalam pemilu nanti.

PSII mengemukakan bahwa dalam pemilu nanti parpol tidak hanya sekedar merebutkan kursi tetapi juga bertugas untuk mensukseskan pemilu.
Partai NU Jawa Tengah yang diwakili oleh H. Imam Sofyan dan Karmani SH menyatakan bahwa NU sangat antusias mensukseskan pemilu.

Tidak sekedar dipilih dan memilih tetapi benar-benar akan berpegangan pada UUD 45 dan Pancasila.
Dikatakan oleh Imam Sofyan bahwa banyak kesulitan dialami anggotanya di daerah, terutama untuk menanggalkan keanggotaan partainya dan diharuskan masuk partai pemerintah.

Ditandaskan selanjutnya bahwa perlindungan dari pihak yang berwajib sangat diharapkan dalam pemilu sehingga bagi pemilih dan yang akan dipilih tidak ada perasaan terancam, tertindas dll.
Golkar dalam pertemuan tersebut tidak banyak bicara dan hanya mengemukakan misinya di dalam masyarakat yaitu pada titik fokusnya yang meliputi masyarakat, ilmiah dan pembangunan.

Juga Parkindo, Parmusi, Partai Murba dan PNI menyampaikan pendapatnya sekitar pelaksanaan pemilu nanti dalam kesempatan tersebut. (SH)