Kebijakan Satu Peta Harus Jadi Gerakan Nasional

Kebijakan Satu Peta Harus Jadi Gerakan Nasional

Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) Hasanuddin Z Abidin. (SHNet/stevani elisabeth)

SHNet, Jakarta- Kepala Badan informasi dan Geospasial (BIG) Hasanuddin Z Abidin mengatakan, pihaknya mengusung kebijakan satu peta untuk terus berlangsung. Bahkan dia mengatakan, kebijakan satu peta harus jadi gerakan nasional.

“Kami pribadi, kebijakan satu peta terus berlangsung. Tanpa program, spirit satu peta terus berlangsnung,” ujarnya dalam Pra Rakornas Informasi Geospasial 2018, di Jakarta, Senin (12/3).

Menurutnya, di lapangan , peta skala 1: 100.000 diperlukan untuk Kawasan Ekonami Khusus (KEK). Bahkan, peta untuk mitigasi bencana di level tapak, perlu skala yang besar.

“BIG sudah canangkan salah satu prioritas utama adalah percepatan peta gempa bumi skala 1:5000,” ujar Hasanuddin. Dia menambahkan, peta gempa bumi ini prosentasinya masih rendah yakni 3%.

Menurutnya, kebijakan satu peta di masa depan diperlukan peta dengan skala besar. Selain itu juga diperlukan peta laut dan peta bawah tanah. Peta bawah tanah ini diperlukan khususnya di kota-kota besar.

“Indonesia merupakan negara besar, Peluang informasi geospasialnya juga besar. Jangan sampai kue informasi geoaspasial ini dinikmati oleh orang-orang asing,” ujarnya. (Stevani Elisabeth)