Dubes AS Promosikan Kemitraan Strategis AS-Indonesia di Semarang

Dubes AS Promosikan Kemitraan Strategis AS-Indonesia di Semarang

KAMPUNG - Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph R. Donovan Jr. menyempatkan diri berkunjung ke Kampung Tempe saat melakukan kunjungannya ke Semarang, Jawa Tengah, akhir pekan lalu. (Repro US Embassy)

SHNet, JAKARTA – Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R. Donovan Jr., menekankan arti penting Kemitraan Strategis AS-Indonesia dalam rangka memperluas hubungan dagang serta mempererat hubungan antar masyarakat Jawa Tengah dengan  Amerika Serikat.

Dalam kunjungannya di Kota Semarang, pekan lalu, Dubes Donovan melakukan serangkaian kunjungan antara lain dengan Walikota Hendrar Prihadi; perwakilan KADIN Jawa Tengah;  manajemen Pelindo III di Pelabuhan Tanjung Emas; jajaran direktur Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC); mahasiswa dan dosen  UIN Walisongo; serta alumni program pertukaran yang disponsori pemerintah AS.

Dubes Donovan juga berkunjung ke Kampung Tempe, Kampung Pelangi, Kota Lama, serta Kelenteng Sam Poo Kong.

 Kunjungan Dubes juga menitikberatkan pada kemitraan antara Amerika Serikat dan Jawa Tengah, serta peluang untuk mempererat hubungan ekonomi dan perdagangan guna meningkatkan kemakmuran.

Dalam kunjungannya ke perajin tempe rumahan, Dubes Donovan belajar tentang proses pembuatan tempe yang merupakan salah satu sumber protein utama di Indonesia.

Tempe-tempe tersebut diproduksi dengan menggunakan bahan baku utama kedelai dari AS karena kualitas, daya tahan, serta konsitensi bahanya.

Amerika Serikat merupakan pemasok utama kedelai untuk industri tempe di Indonesia. Tahun, 2017, AS mengekspor 2,4 juta ton kedelai ke Indonesia dengan total nilai 922 juta dolar AS, dan 95 persen-nya digunakan untuk bahan baku pembuatan tempe.

 Dubes mengunjungi Kampung Tempe

 Walikota Hendrar Prihadi menyambut baik investasi AS untuk proyek “Smart City,” yang juga akan dimanfaatkan untuk mengembangkan kapasitas “Situation Room” berteknologi tinggi di Semarang.

Walikota semarang dan perwakilan KADIN Jawa Tengah juga menyambut baik peningkatan investasi AS di wilayah mereka, dengan menawarkan beberapa keuntungan berupa kepastian dalam regulasi, upah rata-rata pekerja yang lebih rendah dibandingkan daerah-daerah lain di sekitarnya, serta stabilitas sosial.

Dubes Donovan menggarisbawahi pentingnya kemitraan yang saling menguntungkan yang memberikan kontribusi bagi perekonomian masing-masing negara.

 Pertemuan Dubes Donovan dengan sejumlah pejabat pemerintahan dan kaum muda yang berpengaruh juga memperlihatkan hubungan antar masyarakat yang erat serta nilai-nilai kemajemukan dan toleransi yang dimiliki oleh kedua negara.

Pendidikan adalah prioritas utama Kemitraan Strategis AS-Indonesia karena dengan pendidikan masyarakat kedua negara dapat terhubung untuk membangun ikatan serta mempererat hubungan bilateral.

Dubes Donovan berdiskusi dan mengajak para mahasiwa UIN Walisongo untuk memanfaatkan kesempatan belajar di institusi pendidikan tinggi di Amerika Serikat. (Repro US Embassy)

Dubes Donovan mengajak para mahasiwa UIN Walisongo untuk memanfaatkan kesempatan belajar di institusi pendidikan tinggi di Amerika Serikat. Dubes juga mempromosikan layanan konsultasi dan informasi gratis terkait pendidikan di AS melalui konsultan dan pameran pendidikan yang dikelola oleh EducationUSA.

 Berdiskusi dengan mahasiswa UIN Walisongo

 Amerika Serikat dan Indonesia menginginkan kawasan Indo-Pasifik yang stabil, aman, damai, dan makmur. Kunjungan Dubes Donovan ke Semarang juga menggarisbawahi kemitraan AS-Indonesia dalam upaya mencapai tujuan tersebut, termasuk dalam kunjungannya ke pusat pelatihan JCLEC, dungeon menekankan komitmen pemerintah AS dalam upaya mendukung pembangunan kapasitas para penegak hukum Indonesia dalam mengatasai ancaman transnasional, termasuk terorisme, serta menjaga keamanan AS dan Indonesia.

Sebagai dua dari negara-negara demokrasi terbesar di dunia, Indonesia dan Amerika Serikat memiliki kesamaan nilai-nilai toleransi, kemajemukan serta keberagaman.

Pertemuan dengan walikota, perwakilan KADIN, mahasiswa – serta kunjungan ke Kelenteng Sam Poo Kong – mendemonstrasikan komitmen kuat kota Semarang dalam menjamin keharmonisan sosial dan rasa hormat terhadap kelompok etnis dan agama minoritas.

Selepas kunjungan ke Sam Poo Kong, seperti dituturkan dalam rilis dari Kedutaan Besar AS yang diterima SHNet, Rabu (28/2), Dubes AS mengatakan bahwa kelenteng tersebut “bukan hanya kelenteng tertua di Semarang” tapi juga merupakan “tempat berkumpul bagi penduduk kota dan contoh nyata keberagaman yang dinamis di Indonesia.”   (Nonnie Rering)