Dana Desa Kabupaten Sumba Barat Rp 107 Miliar

Dana Desa Kabupaten Sumba Barat Rp 107 Miliar

Ist

SHNet, KUPANG – Pada Tahun 2018, dana untuk 63 desa di Kabupaten Sumba Barat, NTT mencapai Rp107.916.616.100. Alokasi anggaran itu terdiri dari Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN sebesar Rp 67.192.170.000 dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD Kabupaten sebesar Rp 40.724.446.100.

“Dana yang dikucurkan meningkat di tahun 2018 dibandingkan pada tahun 2017 dengan jumlah desa tidak mengalami perubahan,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Sumba Barat Yakobus J. Ndapamerang, Kamis (15/3).

Dana yang dikucurkan meningkat pada Tahun 2018 dibandingkan pada tahun 2017 dengan jumlah desanya tidak mengalami perubahan. Tahun 2017 dana untuk seluruh desa se- Sumba Barat sejumlah Rp 94.362.915.700 yang terdiri dari DD sebesar Rp 53.562.395.000 dan ADD sebesar Rp 40.800.520.700.

“Tahun 2018, kisaran DD untuk satu desa di Sumba Barat adalah Rp 760-an juta sampai dengan Rp 1,4 miliar lebih. Sementara ADD untuk satu desa berkisar antara Rp600 juta sampai dengan Rp 700-an juta. Jadi satu desa bisa menerima dana sekitar Rp 1,4 miliar sampai Rp 2 miliar,” ujar dia.

Sistem pencairan Dana Desa pada tahun 2018 berbeda dengan Tahun 2017. Tahun 2017, pencairannya hanya dalam dua tahap dengan skema 40% tahap pertama dan 60 % tahap kedua. Sementara tahun 2018, ada tiga tahapan pencairan dengan skema 20 % tahap pertama, 40% tahap kedua dan 40% tahap ketiga.

Pencairan tahap pertama mensyaratkan Peraturan Daerah (Perda) Penetapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten, Peraturan Bupati tentang Penjabaran APBD, Perbup tentang Dana Desa serta Peraturan Desa tentang APBDes. Pencairan tahap kedua dilakukan sesudah memasukan pertanggungjawaban tahun 2017 dan laporan realisasi Tahap pertama. “Sementara pencairan tahap ketiga mengandalkan laporan realisasi kegiatan dana tahap kedua,” kata Yacobus.

Menurutnya sesuai Petunjuk  dari Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 19 Tahun 2017 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan DD Tahun 2018, ada empat program kegiatan yang bersumber dari DD yakni pengembangan Prukades (Produk Unggulan Kawasan Pedesaan), pembangunan embung, penyediaan sarana olah raga di desa dan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).

“Khusus untuk Sumba Barat, kami ingin memprioritaskan pengembangan jagung sebagai Prukades. Untuk BUMDes sendiri, kita mendorong pengaktifan pada tahun 2018. Karena pada tahun 2017, fokus kita pada pembentukan badan pengurus BUMDes,” ujarnya. (Dis Amalo)