Waspada Penipuan e-cash, Ini Ciri dan Modusnya

Waspada Penipuan e-cash, Ini Ciri dan Modusnya

Waspada penipuan lewat e-cash. (Ist)

SHNet, Jakarta- Penggunaan e-cash yang efektif dan efisien dalam melakukan berbagai aktifitas pembayaran, ternyata sering dimandfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan penipuan.

“Sebagai masyarakat yang sudah mulai melakukan gerakan cashless society, tentunya kita harus bijak menggunakan e-cash serta waspada terhadap penipuan e-cash,” ujar Managing Director DAM Corp, Startup Fintech Pengelola Mandiri e-cash society, Fanny Verona, di Jakarta, Kamis (8/2).

Menurutnya, pengguna e-cash harus mengenal ciri-ciri dan modusnya agar terhindar dari penipuan.

Berikut ciri-ciri dan modus penipuan yang biasa diterapkan pelaku:

1. Menggunakan Voice Note
Para penipu biasanya mengirimkan voice note ketika memberikan instruksi untuk mengelabui calon korban. Pelaku menggunakan voice note dengan tujuan untuk memberikan dampak psikologis bagi si calon korban, karena dengan berbagai macam metode komunikasi melalui suara, biasanya si pelaku bisa lebih mudah menipu calon korban. Oleh karena itu, berhati-hati lah jika anda menerima voice note dari orang/akun yang tidak dikenal.

2. Mengirim Foto KTP Serta SIM
Demi meyakinkan calon korban, penipu akan melakukan segala cara. Termasuk dengan mengirimkan foto KTP maupun SIM, yang belum tentu valid identitasnya. Si pelaku berusaha meyakinkan calon korban, seolah-olah identitas tersebut merupakan jaminan bagi calon korban menuruti keinginan pelaku.

3. Menyertakan Link Berisi Cara Menerima e-cash
Modus berikutnya adalah penipu akan mencoba untuk memberikan link berisi informasi palsu kepada calon korban, untuk bisa menerima pundi-pundi melalui e-cash. Tentu hal ini tidak bisa di benarkan, karena untuk top-up maupun transfer layanan, e-cash telah memberikan cara yang lebih aman. Misalnya, layanan mandiri e-cash memberikan cara top-up maupun transfer dengan cara transfer bank yang dapat dilakukan dari bank mana saja.

4. Menginstruksikan Untuk Pergi ke ATM Terdekat
Hal yang perlu kamu ingat adalah kegiatan perbankan merupakan hal yang sangat rahasia. Oleh karena itu, kamu tidak membutuhkan panduan ataupun arahan orang lain untuk cara mengambil uang di ATM atau melakukan transfer di ATM. Hindari hal seperti ini, apalagi jika kamu harus dipandu oleh orang lain yang tidak dikenal melalui telepon.

“Selain itu, sebagian besar kegiatan berbelanja online saat ini sudah dapat dilakukan melalui fitur transfer online. Sehingga, jika penipu memberikan instruksi untuk transfer di ATM, hal tersebut merupakan hal yang sangat mencurigakan, terutama bagi para pengguna fitur transfer online,” ujarnya.

5. Pelaku Bersikap Temperamental
Selain melalui modus operasi di atas, para pelaku juga kerap kali bersifat temperamental. Artinya, setiap kali ada instruksi yang tidak dilakukan sesuai dengan arahannya maka ia akan membentak calon korban. Customer Service resmi dari para provider e-cash, biasanya akan bersikap sangat profesional dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.

Selain modus penipuan di atas, terdapat juga modus penipuan melalui struk e-cash yang palsu. Maka untuk terhindar dari penipuan model seperti ini.

Berikut adalah ciri-ciri struk mandiri e-cash yang asli.

1. Terdapat logo mandiri di sebelah kiri atas

2. Terdapat tulisan “Kirim ke Rekening Mandiri”, karena mandiri e-cash hanya dapat melakukan transfer ke rekening Mandiri. Jika ada yang mengaku telah mengirimkan e-cash ke rekening selain Mandiri, sudah dipastikan itu adalah penipuan.

3. Menggunakan 2 warna font yaitu hitam dan abu-abu. Huruf dengan warna abu-abu hanya ada pada tulisan Kirim ke Rekening “Mandiri”, “Jumlah”, “Keterangan”

4. Ref, 20 digit angka yang merupakan kombinasi tanggal dan waktu transaksi dengan kode unik.

5. Empat digit terakhir dari nomor rekening dan nama pemilik rekening penerima akan tertera di lembar struk.

6. Tidak ada OTP Amount. Perlu diingat bahwa OTP hanya akan dikirimkan ke nomor telepon pengguna melalui sms. (Stevani Elisabeth)