Wakil Presiden AS Spiro Agnew Tiba

Wakil Presiden AS Spiro Agnew Tiba

 – Dibawah Curahan Hujan Di Kemayoran
– Langsung Adakan Pembicaraan Di Istana Merdeka

Jakarta, 6 Februari 1973 – Wakil Presiden Amerika Serikat Spiro T Agnew, Selasa siang jam 11:15, 15 menit lebih cepat dari waktu yang ditentukan, telah mendarat di lapangan terbang Kemayoran dari Singapura dengan pesawat Boeing 707 United States of Amerika. Presiden Soeharto berserta para Menteri Kabinet Pembangunan, pimpinan DPR, pimpinan keempat bersenjata, para pejabat tinggi militer nampak menjemput di Airport Kemayoran.

Hujan agak mengganggu upacara penyambutan sehingga para menteri serta pejabat lain yang menjemput nampak sibuk. Para ajudan yang memegang payung turut menjadi repot karena payung yang ada disekitar Wakil Presiden AS maupun Presiden Soeharto hanya dua buah.

Spiro Agnew yang datang beserta 17 anggota rombongan lainnya mengenakan setelan jas biru tua dengan dasi strip biru hitam putih sedangkan Presiden Soeharto mengenakan stelan jas coklat tua.

Upacara penyambutan ini yang dikatakan oleh Sekneg Sudharmono sebagai di luar protokol (seorang Presiden menyambut Wakil Presiden) lengkap dengan permadani merah.
Menteri Luar Negeri Adam Malik datang terlambat pada penyambutan karena kedatangan Agnew dipercepat 5 menit.

Nyonya Tien Soeharto tidak ikut menjemput tamu dari Amerika Serikat tersebut hanya Duta Besar AS untuk Indonesia Galbraith beserta Nyonya nampak di Airport.
Para pejabat perwakilan asing dari negara blok Barat nampak turut menjemput di samping pejabat perwakilan dari blok Timur antara lain dari Uni Sovyet, Hongaria dan Rumania.

ke-17 anggota rombongan Agnew antara lain Arthur Sohmer asisten pada Wakil Presiden bidang administrasi, Brigjen John M Dumn asisten Wakil Presiden dan sekretaris pribadi Miss Ellen Warner.

Dari Airport Agnew langsung mengadakan kunjungan kehormatan kepada Presiden Soeharto di Istana Merdeka yang selanjutnya mengadakan pembicaraan resmi.

Sesudah berbicara sebentar tamu dari AS diantar untuk istirahat di Wisma Negara dimana Agnew akan tinggal sampai Rabu siang.
Kunjungan Wakil Presiden AS Spiro T Agnew ke Indonesia adalah dalam rangkaian kunjungan keberbagai negara Asia Tenggara membicarakan masalah Vietnam setelah terciptanya gencatan senjata di kawasan itu.

Selasa malam Presiden Soeharto dan Nyonya Tien akan mengadakan jamuan santap malam untuk menghormati tamu dari Amerika Serikat itu.
Selasa jam 15:00 Agnew mulai mengadakan perundingan dengan Presiden Soeharto dimana Kepala Negara RI menurut sumber Jakarta akan minta penjelasan mengenai politik luar negeri AS sesudah gencatan senjata Vietnam dan minta jaminan AS mengenai pertahanan wilayah tersebut.

Sebelum menghadiri jamuan makan malam yang diselenggarakan Presiden untuk menghormatinya, Agnew akan mengadakan pertemuan khusus dengan Menlu Adam Malik, soal politik akan disinggung dalam pertemuan di Wisma Negara itu.

Rabu pagi jam 09:00 suatu tim dari Hankam dibawah pimpinan Menteri Negara/Wapangab Panggabean akan mengadakan pertemuan di Wisma Negara dengan Wakil Presiden Agnew. Sesudah itu dengan tim ekonomi di bawah pimpinan Menteri Negara Ekuin, Sri Sultan.

Perundingan dengan Presiden masih akan dilanjutkan apabila masih ada waktu kalau tidak Agnew akan pamit saja dari Presiden di Istana Merdeka. Agnew akan meniggalkan Indonesia, Rabu jam 11:30 menuju Kuala Lumpur dengan diantar oleh Presiden Soeharto dan para anggota Kabinet Pembangunan di lapangan terbang Kemayoran. (SH)