Reaksi Di Luar Negeri Terhadap Situasi Politik Indonesia

Reaksi Di Luar Negeri Terhadap Situasi Politik Indonesia

Jakarta, 23 Februari 1967 – Juru bicara Kemlu Belanda menjawab pertanyaan mengenai penyerahan kekuasaan pemerintahan oleh Presiden Soekarno kepada pengemban Ketetapan MPRS No. IX MPRS tahun 1966 Jenderal Soeharto menyatakan bawha pemerintah Belanda mengharapkan penyelesaian yang telah diketemukakan sekarang ini akan membantu kearah tercapainya stabilsasi dalam negeri dan kesejahteraan umum di Indonesia, demikian Reuter Den Haag.

Kuala Lumpur
Sumber pemerintahan Malaysia menurut KB “Kyodo”, menyatakan pendapat mereka bahwa dengan adanya penyerahan kekuasaan itu “hubungan persahabatan antara Malaysia dan Indonesia itu perkokoh lagi”tapi sumber itu mengatakan bawha suatu faktor yang menyebabkan tidak stabilnya situasi dalam negeri di Indonesia akan tetap ada, kecuali jika status Soekarno di masa depan sudah dijelaskan.

Sumber pemerintahan Malaysia itu menambahkan bahwa hubngan persahabatan antara Malaysia da Indonesia dalam arti yang sesungguhnya dan pembukaan kembali secara formil hubungan diplomatik akan trewujud hanya apabila Soekarno melepaskan kekuasaanya secara nyata, demikian menurut Kyodo.

London
Kyodo lebih lanjut mengabarkan bahwa peninjau di Inggris menyatakan dugaan mereka bahwa “jatuhnya Presiden Indonesia Soekarno mungkin akan berakibat mundurnya lagi pengaruh RRT di Asia Tenggara”.

Peninjau itu telah memberi komentar atas berita bahwa Soekarno akhirnya menyetujui untuk menyerahkan kekuasaan eksekutifnya kepada Jenderal Soeharto.

Tapi pemerintah Inggris, menurut Kyodo sampai gebegitu jauh belum mengumumkan pandangan resminya mengenai situasi terakhir di Indonesia. (Ant)