Polisi Kembali Periksa Redpel Majalah Indonesia Tatler

Polisi Kembali Periksa Redpel Majalah Indonesia Tatler

SHNet, Jakarta – Penyidik Subdit Cyber Reskrimsus Polda Metro Jaya kembali melakukan pemeriksaan, terhadap Maina Anoop Harjani, Redaktur Pelaksana (Managing Editor) Majalah Indonesia Tatler, Rabu (14/2/2018). Maina sendiri diperiksa, terkait peranannya dalam kasus penyebaran berita bohong oleh majalah yang dia pimpin. 

Polisi sendiri tepatnya pekan lalu, telah melakukan pemeriksaa
terhadap Paulina Nani, pimpinan produksi majalah tersebut. Dalam.pemeriksaan terhadap Paulina, penyidik juga menanyakan adanya  penyebaran berita bohong yang dilansir Majalah Indonesia Tatler edisi Maret 2017.

Atas penyebaran berita bohong itu, pada awal Februari 2018, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap Oktaviana Subardjo yang menjabat Sekretaris Redaksi Majalah Indonesia Tatler.

Seperti diketahui, diperiksanya para pimpinan Majalah Indonesia Tatler ini oleh penyidik Subdit Cyber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro atas pengaduan Ello Hardiyanto (63), warga Jalan Guntur Jakarta Selatan.

Sementara itu menurut kuasa hukum Ello Hardiyanto, Ir Albert Kuhon MS, SH, pemeriksaan terhadap petinggi Majalah Indonesia Tatler ini mengenai penyebaran berita bohong.

“Berita bohong ini, terdapat di edisi Maret 2017 lalu baik itu versi cetak mauoun versi onlinenya. Yang telah mempublikasikan foto resepsi perkawinan Adams Selamat Adi Kuasa Hardiyanto dengan Clarissa,” ujar Ello didampingi Albert Kuhon kuasa hukumnya kepada wartawan, Rabu (14/2/2018).

Kembali dijelaskan Kuhon, acara resepsi itu sendiri berlangsung 15 Januari 2017 di Hotel Mulia, Jakarta Pusat. ” Di foto majalah Indonesia Tatler edisi Maret 2017 disertai teks dalam bahasa Inggris yang intinya berbunyi “kedua mempelai bersama orangtuanya masing-masing,” tegasnya lagi.

Padahal orangtua kandung Adams, kembali dijelaskan oleh kuasa hukumnya Albert Kuhon, klieannya Ello maupun istrinya tidak pernah hadir dalam acara resepsi pernihakan anaknya itu. (MH/ist)