Microsoft Ungkap Office 2019 hanya Bisa Dijalankan di Windows 10

Microsoft Ungkap Office 2019 hanya Bisa Dijalankan di Windows 10

Ilustrasi / ist

SHNet, Redmond – Pangsa Pasar global Windows 10 mungkin telah melampaui Windows 7 dari sisi penjualan, namun Microsoft memberi alasan lain bagi user untuk melakukan upgrade. Perusahaan yang didirikan Bill Gates dan Paul Allen itu mengungkapkan bahwa hanya PC yang menjalankan versi terbaru OS-nya yang akan dapat menjalankan Office 2019 yang akan datang, yang kemungkinan dirilis pada bulan September tahun ini.

Dalam update artikel dukungan beberapa hari lalu (1/2), Microsoft mengatakan bahwa aplikasi beta untuk Office versi berikutnya akan sampai pada kuartal kedua tahun ini, dengan versi terakhir dijadwalkan pada paruh kedua tahun 2018. Namun saat diluncurkan, pemilik PC yang menginginkan aplikasi Office standalone terbaru, daripada Office 365 berbasis subscription, memerlukan Windows 10 atau versi Long-Term Servicing Servers pada Windows Server berikutnya.

Berita tersebut sepertinya tidak akan disambut oleh sejumlah besar pebisnis di seluruh dunia yang, karena alasan seperti masalah biaya dan kompatibilitas, masih belum bisa meningkatkan performa komputer mereka ke sistem operasi Windows 10.

Namun langkah tersebut dijamin tidak akan mempengaruhi Office for Mac, yang merupakan produk terpisah dengan jadwal rilis yang berbeda, demikian sepeti yang diberitakan The Verge.

Selain itu, dukungan jangka panjang bagi Office 2019 juga akan semakin pendek. Seperti versi Office sebelumnya, aplikasi tersebut akan hadir dengan dukungan standar lima tahun, namun extended supportnya akan diperpendek menjadi dua tahun saja. Ini akan mengakhiri masa tayang sampai tanggal 10 Oktober 2025, hari yang sama ketika extended support bagi Microsoft Office 2016, versi terakhir dari suite tersebut, berakhir.

Office 2019 mencakup aplikasi Word, Excel, PowerPoint, dan Outlook, serta versi server untuk Skype for Business, Exchange, dan SharePoint. Aplikasi ini akan menampilkan banyak perbaikan, termasuk fitur ‘inking’ (menulis/menggambar dengan pena stylus) baru seperti sensitivitas tekanan, “ink replay”, dan efek kemiringan, serta formula dan grafik baru di Excel dan fitur animasi visual untuk presentasi PowerPoint. Juga akan ada peningkatan server yang meningkatkan pengelolaan, suara, kegunaan, dan keamanan TI. (HNP)