Menpar Dihadiahi Baju AirAsia Wonderful Indonesia

Menpar Dihadiahi Baju AirAsia Wonderful Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya dihadiahi baju AirAsia Wonderful Indonesia saat berkunjung ke kantor AirAsia Indonesia. (Dok. Humas Kemenpar)

SHNet, Jakarta – AirAsia di Indonesia adalah maskapai Low Cost Carrier (LCC) yang menyumbang wisman terbanyak di Indonesia. Mereka juga punya komitmen besar dan serius bersinergi dengan Kemenpar membangun jembatan udara bagi wisatawan mancanegara.

Dan yang membuat Menteri Pariwisata Arief Yahya “jatuh cinta” adalah hadiah baju putih, berlogo AirAsia Indonesia dan Wonderful Indonesia. Logo itu dibordir menempel di dada sebelah kanan. “Wow, keren! Terima kasih AirAsia Indonesia!” ucap Menpar spontan.

Bukan hanya itu, Grup CEO AirAsia di Indonesia Dendy Kurniawan juga memberi souvenir miniatur Airbus 320 yang juga bercorak khas pariwisata Indonesia dan berlogo Wonderful Indonesia. Ini logo yang juga dipasang di pesawat A330 AirAsia X Indonesia. Arief Yahya pun kembali haru, setelah sadar bahwa semua direksi AirAsia mengenakan baju putih dengan logo Wonderful Indonesia.

Baru kali ini, Menpar Arief tersipu-sipu dengan sambutan yang mengesankan itu. Tidak pernah dia sangka, AirAsia begitu komit untuk berkolaborasi sampai ke level branding. Biasanya, mantan Dirut PT Telkom ini menyampaikan apresiasi pada perusahaan yang mensupport pariwisata Indonesia dari awal bertemu.

Tapi kali ini, Menteri Arief terlalu berkonsentrasi pada content roadshow, soal kebutuhan seats, rute-rute baru, pasar China dan India, sampai ke soal penambahan charter flight. “Sekali lagi, terima kasih AirAsia!” sebut Arief Yahya di akhir pertemuan.

Roadshow Menteri Pariwisata ke Airlines dan Airport memiliki tujuan khusus, termasuk ketika di AirAsia Indonesia. Pertama, menawarkan konsep Hot Deals, more for less. Kedua, meminta menambah seats capacity, untuk‬ menembus 25,5 juta penumpang.

Ketiga, menjadi CoE Calendar of Events 2018 sebagai bagian dari atraksi yang dijual bersama. Semua program Menpar Arief itu disambut antusias oleh Grup CEO AirAsia di Indonesia, Dendy Kurniawan.

“Komitmen kami untuk mendukung target pencapaian kunjungan wisman ke Indonesia terus kami wujudkan dengan pembukaan rute-rute baru, baik internasional maupun domestik. Kami siap untuk melanjutkan kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dalam bentuk joint promotion, fam trip maupun program-program lainnya,” ucap Dendy.

Seperti diketahui, untuk mencapai target pariwisata 2018 sebanyak 17 juta wisman, dibutuhkan lagi tambahan 1,1 juta seat atau menjadi 25,5 juta seat.

Mengacu data Kemenpar, ada lima pasar yang bisa diekplorasi lagi oleh maskapai, yaitu pasar Tiongkok, Eropa, Australia, Singapura, juga India.

Pada 2017, jumlah wisatawan Tiongkok 1,91 juta atau tumbuh 42,22%. Eropa ada 1,74 juta wisman, lalu tumbuh 14,12%. Australia (1,10 juta), Singapura (1,31 juta), dan India (434,19 ribu).

“Tiongkok sudah jadi pasar utama. Untuk Eropa dijadikan satu karena identik. Meski nomor dua, tapi pasar Eropa menjadi penyumbang devisa terbesar. India juga sangat unik. Pertumbuhannya besar 29%. Kondisi ini harus lebih dioptimalkan lagi. Malaysia, Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Jepang tetap menjadi market penting,” terang Menpar. (Stevani Elisabeth)